
Ilustrasi mati terbunuh
Terasmuslim.com - Kematian adalah kepastian yang telah ditetapkan Allah SWT bagi setiap makhluk yang bernyawa sejak awal penciptaan alam.
Sosok manusia pertama yang merasakan perihnya maut di muka bumi bukanlah Nabi Adam AS, melainkan putranya yang bernama Habil.
Tragedi ini bermula dari rasa dengki yang merasuk ke dalam hati Qabil terhadap ketaatan dan keberuntungan saudaranya, Habil.
Kisah perselisihan dua putra Adam ini diabadikan secara mendalam oleh Allah SWT dalam Al-Qur`an sebagai pelajaran abadi.
Dalam Surah Al-Ma`idah ayat 27, Allah menceritakan tentang diterimanya kurban Habil dan ditolaknya kurban milik Qabil.
"Sesungguhnya Allah hanya menerima (kurban) dari orang-orang yang bertakwa," ucap Habil saat diancam akan dibunuh oleh saudaranya.
Kefasikan dan hawa nafsu akhirnya mendorong Qabil untuk melakukan tindakan kriminal pertama dalam sejarah umat manusia.
Detik-detik kematian Habil menjadi momentum pertama kalinya raga manusia terbujur kaku tak bernyawa di atas tanah bumi.
Setelah Habil wafat, Qabil sempat kebingungan mengenai apa yang harus dilakukan terhadap jasad saudara kandungnya tersebut.
Allah SWT kemudian mengirimkan seekor burung gagak yang menggali tanah untuk memberi petunjuk tentang tata cara penguburan.
Peristiwa ini terekam dalam Surah Al-Ma`idah ayat 31 yang menggambarkan penyesalan Qabil setelah melihat burung gagak tersebut.
Rasulullah SAW dalam hadist riwayat Bukhari menyebutkan bahwa setiap pembunuhan yang zalim, dosanya akan mengalir pula kepada Qabil.
Hal ini dikarenakan Qabil adalah orang pertama yang mencontohkan praktik pembunuhan dan memulai tradisi pertumpahan darah.
Kematian Habil menjadi pengingat bahwa musuh terbesar manusia bukanlah maut itu sendiri, melainkan sifat hasad yang menghancurkan.
Kisah ini menegaskan bahwa sejak awal zaman, Islam telah melarang keras segala bentuk kekerasan dan penghilangan nyawa sesama manusia.
TAGS : Manusia Pertama yang Meninggal Sejarah Pembunuhan Pertama