KISAH

Kisah Mengharukan Zahir bin Haram

Yahya Sukamdani| Selasa, 31/03/2026
Zahir bin Haram, sahabat sederhana yang disayangi Rasulullah ﷺ, mengajarkan arti cinta, humor, dan ketulusan. Ilustrasi foto sahabat Rasulullah

Terasmuslim.com - Kisah Zahir bin Haram adalah salah satu potret indah tentang bagaimana Islam memuliakan manusia berdasarkan ketakwaan, bukan penampilan. Ia adalah seorang sahabat dari kalangan pedalaman yang memiliki rupa biasa dan kehidupan sederhana. Namun, kedudukannya di sisi Rasulullah SAW sangat mulia karena keimanan dan keikhlasannya.

Dalam sebuah riwayat yang masyhur, Rasulullah SAW pernah melihat Zahir dari belakang lalu memeluknya dengan penuh kasih. Beliau bersabda, “Siapa yang mau membeli hamba ini?”, sebagai bentuk candaan yang penuh cinta. Zahir pun tersenyum bahagia karena mendapatkan perhatian langsung dari Nabi SAW.

Zahir kemudian berkata kepada Rasulullah SAW, “Jika demikian, engkau akan menjualku dengan harga murah.” Mendengar itu, Rasulullah SAW menimpali dengan penuh kasih, “Engkau di sisi Allah tidaklah murah, tetapi engkau sangat berharga.” Hadis ini menunjukkan betapa Rasulullah SAW sangat menghargai setiap sahabatnya tanpa memandang fisik.

Kisah ini mengajarkan bahwa kemuliaan manusia tidak diukur dari penampilan luar, melainkan dari iman dan ketakwaan. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Hujurat ayat 13 bahwa yang paling mulia di sisi-Nya adalah yang paling bertakwa. Zahir bin Haram menjadi contoh nyata dari ayat tersebut dalam kehidupan nyata.

Baca juga :

Rasulullah SAW juga mengajarkan adab bercanda yang tidak berlebihan dan tidak menyakiti hati. Candaan beliau selalu mengandung kebenaran, sebagaimana disebutkan dalam hadis bahwa beliau tidak pernah berkata kecuali yang benar. Ini menjadi pedoman penting dalam menjaga lisan dan akhlak dalam Islam.

Kehidupan Zahir menunjukkan bahwa setiap Muslim memiliki nilai di hadapan Allah SWT. Bahkan seorang yang sederhana dan tidak dikenal luas bisa memiliki kedudukan tinggi jika ia ikhlas dan bertakwa. Inilah pesan penting dari kisah sahabat yang penuh kehangatan ini.

Dari kisah Zahir bin Haram, umat Islam belajar tentang cinta, penghargaan, dan kesederhanaan dalam berinteraksi. Rasulullah SAW telah mencontohkan bagaimana memperlakukan manusia dengan penuh kasih tanpa memandang status. Semoga kita mampu meneladani akhlak mulia ini dalam kehidupan sehari-hari.

TAGS : kisah sahabat Nabi sahabat Rasulullah akhlak Nabi

Terkini