
Ilustrasi raudhah atau taman surga
Terasmuslim.com - Di antara gambaran menakjubkan tentang kehidupan akhirat yang disampaikan Rasulullah SAW adalah kisah tentang orang terakhir yang masuk surga. Kisah ini menunjukkan betapa luasnya rahmat Allah kepada hamba-Nya yang beriman. Dalam berbagai hadis shahih disebutkan bahwa akan ada seseorang yang menjadi manusia terakhir keluar dari neraka dan akhirnya masuk ke dalam surga setelah melalui proses yang panjang.
Dalam hadis riwayat Imam Muslim, Rasulullah SAW menceritakan bahwa orang tersebut merangkak keluar dari neraka setelah Allah mengizinkannya. Tubuhnya telah hangus oleh api neraka, namun ia tetap memohon kepada Allah agar diselamatkan. Setelah berhasil keluar dari neraka, ia meminta kepada Allah agar dijauhkan dari api tersebut karena panasnya sangat menyiksa.
Ketika Allah telah menjauhkannya dari neraka, orang itu melihat sebuah pohon di dekat pintu surga. Ia kembali memohon agar diizinkan mendekati pohon tersebut untuk berteduh di bawahnya dan meminum airnya. Allah mengingatkannya bahwa ia sebelumnya berjanji tidak akan meminta lagi, namun karena kasih sayang-Nya, Allah tetap mengabulkan permintaan tersebut.
Setelah itu, ia melihat pohon lain yang lebih indah dan lebih dekat dengan pintu surga. Ia kembali memohon kepada Allah untuk mendekatinya. Demikian seterusnya hingga akhirnya ia sampai di dekat pintu surga. Ketika ia mendengar suara penghuni surga yang penuh kenikmatan, ia tidak mampu menahan diri untuk memohon agar diizinkan masuk ke dalamnya.
Akhirnya Allah mengizinkannya masuk surga. Bahkan dalam hadis tersebut disebutkan bahwa Allah memberikan kepadanya kenikmatan sebesar dunia dan sepuluh kali lipatnya. Hal ini menunjukkan bahwa sekalipun seseorang adalah penghuni terakhir yang masuk surga, karunia Allah tetap begitu besar dan melampaui bayangan manusia.
Kisah ini mengajarkan bahwa rahmat Allah sangat luas dan tidak boleh membuat seorang hamba berputus asa. Selama seseorang masih memiliki iman, pintu ampunan Allah tetap terbuka. Namun kisah ini juga menjadi pengingat agar manusia tidak meremehkan dosa, karena siksa neraka adalah sesuatu yang sangat dahsyat sebelum akhirnya seseorang mendapatkan rahmat Allah.