KEISLAMAN

Orang yang Patut Dikasihani Menurut Islam

Yahya Sukamdani| Jum'at, 16/01/2026
Kasihan bukan selalu soal miskin harta. Islam mengajarkan bahwa orang yang paling patut dikasihani adalah mereka yang jauh dari petunjuk Allah dan terancam kebinasaan akhirat. Ilustrasi nikmat hidayah

Terasmslim.com - Dalam pandangan Islam, ukuran belas kasih tidak hanya dilihat dari kondisi ekonomi atau fisik seseorang. Al-Qur’an menegaskan bahwa kerugian yang paling besar adalah kerugian iman. Allah ﷻ berfirman, “Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman, beramal saleh, serta saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran” (QS. Al-‘Ashr: 1–3). Ayat ini menunjukkan bahwa orang yang hidup tanpa iman dan amal saleh sesungguhnya berada dalam kerugian hakiki dan patut dikasihani.

Rasulullah ﷺ juga menegaskan bahwa kemiskinan iman lebih berbahaya daripada kemiskinan harta. Dalam sebuah hadis, beliau bersabda, “Bukanlah kekayaan itu karena banyaknya harta, tetapi kekayaan yang sebenarnya adalah kaya hati” (HR. Bukhari dan Muslim). Orang yang hatinya kosong dari iman, meski bergelimang harta, sejatinya berada dalam kesempitan batin dan jauh dari ketenangan, sehingga lebih patut mendapat belas kasih dan nasihat kebaikan.

Orang yang patut dikasihani juga adalah mereka yang hidup dalam maksiat namun merasa aman dari azab Allah. Al-Qur’an mengingatkan, “Apakah mereka merasa aman dari makar Allah? Tidaklah merasa aman dari makar Allah kecuali orang-orang yang merugi” (QS. Al-A’raf: 99). Sikap lalai, merasa baik-baik saja dalam dosa, dan enggan bertaubat merupakan tanda hati yang sakit, yang jika dibiarkan akan berujung pada kebinasaan akhirat.

Islam mengajarkan agar rasa kasihan diwujudkan dalam bentuk kepedulian dan dakwah, bukan sekadar iba. Rasulullah ﷺ adalah teladan paling agung dalam menyayangi umatnya, bahkan kepada orang-orang yang menolak kebenaran. Oleh karena itu, orang yang patut dikasihani bukan untuk dicela atau dihina, melainkan didoakan, dinasihati dengan hikmah, dan diajak kembali ke jalan Allah. Inilah bentuk kasih sayang sejati menurut Islam.

Baca juga :
TAGS : kerugian iman hidayah Allah patut dikasihani

Terkini