KEISLAMAN

Kisah Doa Ibu Imam Bukhari, Ketulusan Seorang Ibu yang Mengubah Takdir Sang Ulama Besar

Yahya Sukamdani| Kamis, 01/01/2026
Di balik keagungan Imam Bukhari sebagai ulama hadis dunia, terdapat doa tulus seorang ibu yang menjadi sebab kesembuhan dan keberkahan ilmunya. Kisah ini menjadi bukti nyata dahsyatnya doa ibu dalam Islam. Ilustrasi foto doa ibu kepada anak

Terasmuslim.com - Sejarah mencatat bahwa Imam Bukhari rahimahullah semasa kecil pernah mengalami kebutaan. Ibunya adalah seorang wanita salehah yang tidak pernah putus berdoa kepada Allah agar anaknya disembuhkan. Ia menghabiskan malam-malamnya dengan munajat, penuh keyakinan bahwa Allah Maha Mendengar doa hamba-Nya. Keyakinan ini sejalan dengan firman Allah: “Dan Tuhanmu berfirman: Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan bagimu.” (QS. Ghafir: 60).

Allah kemudian mengabulkan doa ibu Imam Bukhari dengan cara yang luar biasa. Dikisahkan, sang ibu bermimpi bertemu Nabi Ibrahim ‘alaihis salam yang berkata bahwa Allah telah mengembalikan penglihatan putranya berkat doa yang terus-menerus dipanjatkan. Ketika terbangun, ia mendapati Imam Bukhari kecil telah kembali melihat dengan sempurna. Peristiwa ini menjadi bukti bahwa doa yang dipanjatkan dengan keikhlasan dan kesabaran tidak akan sia-sia di sisi Allah.

Kisah ini juga menguatkan hadis Rasulullah ﷺ tentang keutamaan doa orang tua. Beliau bersabda, “Tiga doa yang mustajab dan tidak diragukan lagi: doa orang yang terzalimi, doa musafir, dan doa orang tua kepada anaknya.” (HR. Tirmidzi). Doa ibu Imam Bukhari termasuk dalam doa yang dikabulkan Allah karena keluar dari hati yang tulus, penuh kasih sayang, dan keyakinan yang kuat kepada-Nya.

Lebih dari sekadar kisah sejarah, doa ibu Imam Bukhari menjadi pelajaran penting bagi umat Islam tentang besarnya peran orang tua, khususnya ibu, dalam membentuk masa depan anak. Al-Qur’an mengajarkan agar anak senantiasa berbakti kepada orang tua, karena di balik ridanya terdapat pertolongan Allah. Allah berfirman, “Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah: ‘Wahai Tuhanku, kasihilah mereka sebagaimana mereka telah mendidikku ketika kecil.’” (QS. Al-Isra’: 24). Kisah ini menegaskan bahwa keberkahan ilmu dan kehidupan sering kali bermula dari doa seorang ibu.

Baca juga :
TAGS : kisah Imam Bukhari keutamaan doa ibu

Terkini