
Ilustrasi foto ibu dan anak
Terasmuslim.com - Doa seorang ibu adalah salah satu doa yang paling mustajab di sisi Allah ﷻ. Dalam Islam, kedudukan seorang ibu sangat mulia, bahkan doa dan ucapannya bisa menjadi sebab turunnya rahmat atau murka Allah kepada anaknya. Karena itu, setiap ibu hendaknya berhati-hati dalam berdoa jangan sampai doa yang diucapkan dalam amarah justru menjadi sebab keburukan bagi anak sendiri.
Rasulullah ﷺ bersabda: “Tiga doa yang tidak tertolak: doa orang yang teraniaya, doa orang yang bepergian, dan doa orang tua terhadap anaknya.” (HR. Tirmidzi, Hasan Shahih)
Hadis ini menjelaskan bahwa doa orang tua baik doa kebaikan maupun doa keburukan — sama-sama didengar oleh Allah. Karena itu, seorang ibu yang marah atau kecewa hendaknya menahan diri dari melontarkan doa buruk bagi anak, sebab bisa jadi ucapannya dikabulkan tanpa disadari.
Allah ﷻ juga mengingatkan tentang pentingnya berkata baik dalam QS. Al-Isra’: 28: “Dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang baik.”
Ayat ini menjadi pedoman bahwa setiap kata, apalagi doa dari seorang ibu, harus mengandung kebaikan. Sebab lidah yang berdoa adalah cerminan hati, dan hati seorang ibu memiliki kedekatan spiritual yang istimewa dengan Allah.
Rasulullah ﷺ juga pernah bersabda: “Janganlah kalian mendoakan keburukan atas diri kalian, anak-anak kalian, atau harta kalian, sebab bisa jadi doa itu bertepatan dengan waktu di mana Allah mengabulkan semua doa.” (HR. Muslim)
Maka, wahai para ibu, jagalah lisan dan hati saat berdoa. Doakanlah kebaikan, keberkahan, dan hidayah untuk anak-anak, meskipun dalam keadaan marah atau kecewa. Doa ibu yang tulus bisa menjadi benteng perlindungan, sementara doa buruk bisa menjadi ujian berat bagi anak dan diri sendiri.
TAGS : doa ibu mustajab keutamaan doa ibu