KEISLAMAN

Ibu Adalah Orang yang Paling Berhak Mendapatkan Kebaikan

Yahya Sukamdani| Kamis, 01/01/2026
Islam menempatkan ibu pada posisi paling mulia. Bahkan, Rasulullah SAW menegaskan bahwa orang yang paling berhak mendapatkan kebaikan dan bakti seorang anak adalah ibunya, sebelum ayah dan yang lainnya. Ilustrasi berbakti kepada orang tua

Terasmuslim.com - Dalam Islam, ibu memiliki kedudukan yang sangat agung dan istimewa. Rasulullah ﷺ secara tegas menjawab pertanyaan seorang sahabat tentang siapa yang paling berhak mendapatkan perlakuan baik. Beliau bersabda, “Ibumu.” Sahabat itu bertanya kembali, “Kemudian siapa?” Beliau menjawab, “Ibumu.” Ditanya lagi, “Kemudian siapa?” Beliau menjawab, “Ibumu.” Baru pada pertanyaan keempat beliau menjawab, “Kemudian ayahmu.” (HR. Bukhari dan Muslim). Hadis ini menunjukkan bahwa hak ibu atas kebaikan anaknya berada di atas siapa pun.

Al-Qur’an juga menegaskan keutamaan ibu melalui perjuangannya sejak mengandung hingga menyusui. Allah berfirman, “Dan Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orang tuanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun.” (QS. Luqman: 14). Ayat ini menyoroti beratnya pengorbanan ibu yang tidak mampu terbalaskan oleh apa pun, sehingga Islam menempatkannya pada posisi yang paling berhak mendapatkan bakti dan kebaikan.

Keutamaan ibu tidak hanya terletak pada pengorbanan fisik, tetapi juga pada kasih sayang dan doa yang tak pernah putus. Rasulullah ﷺ bersabda, “Surga itu berada di bawah telapak kaki ibu.” (HR. Ahmad). Hadis ini menjadi peringatan kuat bahwa keridaan dan kebaikan seorang ibu sangat menentukan keselamatan dan kebahagiaan seorang anak di dunia maupun di akhirat.

Karena itu, berbuat baik kepada ibu merupakan bentuk ketaatan langsung kepada Allah. Bahkan ketika seorang ibu telah lanjut usia, Islam tetap memerintahkan anak untuk merawatnya dengan penuh kelembutan. Allah berfirman, “Maka janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan ‘ah’, dan janganlah engkau membentak mereka, dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.” (QS. Al-Isra’: 23). Ayat ini menegaskan bahwa berbakti kepada ibu bukan sekadar pilihan, melainkan kewajiban yang menjadi ukuran keimanan dan akhlak seorang muslim.

Baca juga :
TAGS : keutamaan ibu dalam Islam berbakti kepada ibu

Terkini