KEISLAMAN

Pemimpin yang Tidak Mencium Bau Surga: Peringatan Keras Islam bagi Penguasa Zalim

Yahya Sukamdani| Rabu, 31/12/2025
Kepemimpinan adalah amanah besar dalam Islam. Rasulullah SAW memberikan peringatan keras bagi pemimpin yang zalim dan mengabaikan rakyatnya, hingga diancam tidak mencium bau surga. Ilustrasi foto pimpinan perusahaan

Terasmuslim.com - Islam memandang kepemimpinan sebagai amanah yang akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT. Al-Qur’an menegaskan prinsip keadilan bagi para pemimpin, “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya, dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia hendaklah kamu menetapkan dengan adil” (QS. An-Nisa: 58). Ayat ini menjadi dasar bahwa pemimpin wajib berlaku adil dan menjaga hak rakyatnya.

Rasulullah SAW memberikan peringatan tegas tentang pemimpin yang menipu dan menzalimi rakyat. Dalam hadits riwayat Muslim, Nabi bersabda: “Tidaklah seorang hamba yang diberi amanah oleh Allah untuk memimpin rakyat, lalu ia mati dalam keadaan menipu rakyatnya, melainkan Allah mengharamkan baginya surga.” Hadits ini menjelaskan bahwa pengkhianatan dalam kepemimpinan adalah dosa besar dengan ancaman yang sangat berat.

Ancaman serupa juga terdapat dalam hadits lain, Rasulullah SAW bersabda: “Tidaklah seorang pemimpin yang memimpin sepuluh orang atau lebih, kecuali ia akan didatangkan pada hari kiamat dalam keadaan terbelenggu; keadilanlah yang akan melepaskannya atau kezalimanlah yang akan membinasakannya” (HR. Ahmad). Makna hadits ini menunjukkan bahwa kekuasaan bukanlah kehormatan semata, melainkan ujian yang dapat menyeret pemimpin pada keselamatan atau kebinasaan.

Al-Qur’an pun memperingatkan agar pemimpin tidak bertindak sewenang-wenang. Allah SWT berfirman, “Dan janganlah kamu cenderung kepada orang-orang yang zalim, yang menyebabkan kamu disentuh api neraka” (QS. Hud: 113). Ayat ini mengingatkan bahwa kezaliman, termasuk dalam kepemimpinan, akan berujung pada azab. Karena itu, Islam menuntut pemimpin untuk amanah, jujur, dan melayani rakyat dengan penuh tanggung jawab agar kelak termasuk golongan yang selamat dan diridhai Allah.

TAGS : pemimpin zalim dalam Islam kepemimpinan menurut Islam

Terkini