KEISLAMAN

Hutang yang Tak Terbayar hingga Wafat Termasuk Kezaliman, Ini Peringatan Islam

Yahya Sukamdani| Selasa, 30/12/2025
Islam memandang hutang sebagai amanah besar; menunda atau membiarkannya hingga wafat tanpa pelunasan adalah bentuk kezaliman yang berat di sisi Allah. Ilustrasi mencatat hutang

Terasmuslim.com - Dalam Islam, hutang bukan perkara sepele, melainkan hak manusia yang wajib ditunaikan. Ketika seseorang berhutang lalu meninggal dunia tanpa melunasinya, sementara ia mampu atau sengaja menunda, hal itu termasuk kezaliman. Al-Qur’an memerintahkan untuk menunaikan amanah, “Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanah kepada yang berhak menerimanya” (QS. An-Nisa: 58). Hutang adalah amanah yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban, baik di dunia maupun di akhirat.

Rasulullah ﷺ memberikan peringatan keras terkait hutang. Dalam sebuah hadis disebutkan, “Jiwa seorang mukmin tergantung dengan hutangnya sampai hutang itu dilunasi” (HR. Tirmidzi). Hadis ini menunjukkan bahwa meskipun seseorang wafat dalam keadaan beriman, urusan hutang tetap menjadi penghalang baginya hingga hak manusia tersebut diselesaikan. Karena itu, menyepelekan hutang berarti menunda hak orang lain dan termasuk perbuatan zalim.

Bahkan, Rasulullah ﷺ pernah enggan menshalatkan jenazah seseorang yang masih memiliki hutang dan belum ada yang menjaminnya, hingga akhirnya ada sahabat yang bersedia menanggung hutang tersebut (HR. Bukhari dan Muslim). Sikap ini bukan karena kerasnya Rasulullah ﷺ, melainkan sebagai pelajaran tegas agar umat Islam tidak meremehkan urusan hutang. Ini menunjukkan betapa seriusnya dampak hutang yang tidak diselesaikan sebelum kematian.

Islam juga memberikan solusi agar tidak terjerumus dalam kezaliman hutang. Seorang muslim dianjurkan berhutang hanya dalam keadaan mendesak, berniat kuat untuk melunasi, serta menuliskan hutangnya sebagaimana perintah Allah dalam QS. Al-Baqarah: 282. Dengan sikap amanah, niat melunasi, dan usaha sungguh-sungguh, seorang muslim dapat terhindar dari kezaliman hutang dan menyelamatkan dirinya dari hisab yang berat di akhirat.

Baca juga :
TAGS : hutang dalam Islam kezaliman hutang menurut Islam

Terkini