
Ilustrasi majelis ilmu disampaikan ulama
Terasmuslim.com - Dalam Islam, wafatnya ulama merupakan musibah besar karena ulama adalah pewaris para nabi. Rasulullah ﷺ bersabda: “Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu sekaligus dari manusia, tetapi mencabut ilmu dengan mewafatkan para ulama” (HR. Bukhari dan Muslim). Hadits ini menunjukkan bahwa meninggalnya ulama adalah tanda berkurangnya ilmu dan bimbingan di tengah umat.
Al-Qur’an menegaskan kedudukan ulama sebagai orang yang paling takut kepada Allah. “Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya hanyalah para ulama” (QS. Fathir: 28). Ketika ulama wafat, umat kehilangan sosok yang menjaga kemurnian pemahaman agama dan menuntun manusia kepada kebenaran.
Rasulullah ﷺ juga memperingatkan bahwa setelah ulama wafat, manusia akan mengangkat pemimpin yang bodoh dalam urusan agama. Mereka memberi fatwa tanpa ilmu sehingga menyesatkan dan tersesat (HR. Bukhari dan Muslim). Ini menjadi tanda bahaya besar jika umat tidak menjaga dan meneruskan ilmu para ulama.
Karena itu, wafatnya ulama adalah peringatan agar umat menghargai ilmu, mengamalkan ajaran agama, dan melahirkan generasi penerus yang berilmu. Selama ilmu dijaga dan diajarkan, cahaya petunjuk Islam akan tetap hidup di tengah umat.