KEISLAMAN

Beriman kepada Hari Akhir dalam Pandangan Islam

Yahya Sukamdani| Sabtu, 25/10/2025
Beriman kepada hari akhir menumbuhkan kesadaran bahwa hidup di dunia hanyalah sementara. Ilustrasi menghormati ulama

Terasmuslim.com - Beriman kepada hari akhir merupakan salah satu rukun iman yang wajib diyakini oleh setiap muslim. Iman kepada hari akhir berarti meyakini bahwa kehidupan dunia bukanlah tujuan akhir, melainkan akan ada kebangkitan setelah mati, perhitungan amal, surga, dan neraka. Allah SWT berfirman: “Dan sesungguhnya hari kiamat itu pasti datang, tidak ada keraguan padanya, dan sesungguhnya Allah akan membangkitkan siapa pun yang di dalam kubur.” (QS. Al-Hajj: 7). Ayat ini menegaskan kepastian datangnya hari pembalasan sebagai wujud keadilan Allah terhadap amal manusia.

Rasulullah SAW banyak mengingatkan umatnya untuk selalu mengingat hari akhir agar tidak lalai dalam beramal. Dalam sebuah hadits sahih, beliau bersabda: “Orang yang cerdas adalah orang yang menghisab dirinya dan beramal untuk kehidupan setelah mati.” (HR. Tirmidzi). Hadits ini mengajarkan bahwa kesadaran akan hari akhir mendorong seorang mukmin untuk introspeksi, menjauhi dosa, dan memperbanyak amal saleh.

Beriman kepada hari akhir juga meliputi keyakinan terhadap tanda-tanda kiamat, kehidupan di alam kubur, kebangkitan, hisab (perhitungan amal), mizan (timbangan amal), shirath (jembatan), hingga surga dan neraka. Allah SWT berfirman: “Barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasannya), dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasannya).” (QS. Az-Zalzalah: 7–8). Ayat ini menggambarkan keadilan Allah yang sempurna pada hari pembalasan.

Baca juga :
TAGS : wafatnya ulama hilangnya ilmu pewaris nabi

Terkini