
Ilustrasi foto bersin
Terasmuslim.com - Islam adalah agama yang mengatur adab dan etika dalam setiap aspek kehidupan, termasuk hal kecil seperti bersin. Rasulullah SAW mencontohkan bahwa bersin adalah tanda nikmat dari Allah SWT, sebab dengannya tubuh manusia dibersihkan dari udara kotor di saluran pernapasan. Karena itu, Nabi SAW mengajarkan agar orang yang bersin mengucapkan “Alhamdulillah” sebagai bentuk syukur. Allah SWT berfirman dalam QS. Ibrahim ayat 7:
“Jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu.”
Bersin yang diiringi rasa syukur menandakan seorang muslim memiliki kesadaran akan nikmat kesehatan yang diberikan oleh Allah.
Selain itu, Islam juga mengajarkan adab sosial saat seseorang bersin. Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda:
“Apabila salah seorang di antara kalian bersin, hendaklah ia mengucapkan Alhamdulillah, dan hendaklah saudaranya yang mendengarnya mengucapkan Yarhamukallah. Apabila ia menjawab Yarhamukallah, maka balaslah dengan Yahdikumullahu wa yushlih balakum.”
Adab ini bukan hanya mempererat ukhuwah, tetapi juga menjadi bentuk doa yang saling menebar kebaikan antara sesama muslim.
Etika bersin juga mencakup cara bersin yang sopan dan menjaga kebersihan. Rasulullah SAW mengajarkan untuk menutup mulut dan hidung dengan tangan atau kain agar tidak mengganggu orang lain. Dalam hadis riwayat Abu Dawud, disebutkan bahwa Nabi SAW menutup wajahnya dengan tangan saat bersin dan merendahkan suaranya. Hal ini menunjukkan pentingnya menjaga etika dan kebersihan, bahkan dalam hal yang sederhana.