
Ilustrasi simbolik iblis
Terasmuslim.com - Salah satu kisah menarik dari zaman Rasulullah ﷺ adalah kisah sahabat Tamim Ad-Dari yang pernah bertemu dengan Dajjal. Kisah ini diriwayatkan dalam hadits shahih oleh Imam Muslim, ketika Rasulullah ﷺ menceritakannya kepada para sahabat. Dalam kisah itu disebutkan bahwa Tamim Ad-Dari, seorang Nasrani yang kemudian masuk Islam, pernah berlayar bersama beberapa orang hingga terdampar di sebuah pulau. Di sana, mereka bertemu dengan makhluk berbulu lebat bernama Al-Jassasah, yang kemudian menuntun mereka kepada seorang laki-laki besar yang terbelenggu kuat di dalam gua dialah Dajjal.
Dajjal kemudian menanyai Tamim dan rombongannya tentang keadaan dunia: apakah Nabi terakhir sudah diutus, bagaimana kondisi air Danau Thabariyah, dan apakah pohon kurma di Baisan masih berbuah. Dari percakapan itu, Dajjal menunjukkan pengetahuannya tentang tanda-tanda akhir zaman dan mengaku sebagai Al-Masih (Dajjal), yang kelak akan keluar setelah izin Allah diberikan. Ketika Tamim menceritakan pengalaman itu kepada Rasulullah ﷺ, beliau membenarkan kisah tersebut dan menegaskan bahwa Dajjal memang berada di arah laut Syam atau Yaman.
Kisah ini menjadi bukti nyata bahwa Dajjal benar-benar ada dan akan muncul menjelang hari kiamat sebagai ujian besar bagi umat manusia. Dalam Al-Qur’an, Allah ﷻ telah memperingatkan tentang fitnah yang sangat dahsyat di akhir zaman, meskipun tidak menyebut Dajjal secara langsung, namun peringatan itu selaras dengan sabda Rasulullah ﷺ yang bersabda, “Tidak ada fitnah yang lebih besar sejak Allah menciptakan Adam hingga hari kiamat selain fitnah Dajjal.” (HR. Muslim).
Dari kisah Tamim Ad-Dari, umat Islam diajarkan untuk selalu memperkuat iman, memperbanyak doa agar dijauhkan dari fitnah Dajjal, dan senantiasa berpegang teguh pada Al-Qur’an dan sunnah. Rasulullah ﷺ juga menganjurkan membaca sepuluh ayat pertama dari Surah Al-Kahfi sebagai perlindungan dari fitnah Dajjal. Dengan keimanan yang kokoh dan ilmu yang benar, seorang muslim tidak akan mudah tertipu oleh tipu daya dan fitnah yang dibawa oleh Dajjal di akhir zaman.