KEISLAMAN

Larangan Berdusta dan Hukumnya dalam Islam

Yahya Sukamdani| Jum'at, 31/10/2025
Islam menempatkan kejujuran sebagai ciri utama seorang mukmin, sementara dusta menjadi pintu kehancuran moral dan keimanan. Ilustrasi foto berdusta

Terasmuslim.com - Berdusta merupakan salah satu perbuatan yang dilarang keras dalam Islam karena menyalahi sifat jujur yang menjadi ciri utama seorang mukmin. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kamu kepada Allah dan jadilah bersama orang-orang yang benar.” (QS. At-Taubah: 119). Ayat ini menegaskan pentingnya kejujuran dalam setiap ucapan dan perbuatan. Dusta bukan hanya menipu manusia, tetapi juga merupakan bentuk pengkhianatan terhadap amanah Allah.

Rasulullah ﷺ juga memberikan peringatan keras tentang bahaya dusta. Dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim, beliau bersabda, “Sesungguhnya kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan membawa ke surga. Sedangkan dusta membawa kepada kejahatan, dan kejahatan membawa ke neraka.” Hadits ini menunjukkan bahwa kebiasaan berdusta bukan sekadar dosa ringan, melainkan jalan menuju kehancuran moral dan akhirat yang buruk.

Dalam hukum Islam, berdusta termasuk dosa besar jika menyebabkan kerugian bagi orang lain, menyesatkan umat, atau digunakan untuk menutupi kezaliman. Para ulama menegaskan bahwa kejujuran adalah dasar keadilan, sementara dusta menghancurkan tatanan sosial dan kepercayaan di antara manusia. Hanya dalam kondisi tertentu seperti untuk mendamaikan dua pihak yang berselisih atau menyelamatkan nyawa, dusta dibolehkan dengan batas yang sangat terbatas dan disertai niat baik.

Oleh karena itu, seorang muslim hendaknya menjaga lisannya agar tidak terjerumus dalam kebohongan. Dusta yang tampak ringan sekalipun bisa menodai hati dan merusak iman. Nabi ﷺ bersabda, “Celakalah bagi orang yang berbicara lalu berdusta untuk membuat orang tertawa, celakalah baginya.” (HR. Abu Dawud). Kejujuran adalah cermin iman, sedangkan dusta adalah tanda kemunafikan. Dengan jujur, seorang muslim menjaga kehormatan dirinya dan memperoleh ridha Allah.

TAGS : larangan berdusta hukum dusta dalam Islam

Terkini