KEISLAMAN

Pesan Keadilan Ilahi di Surat Az-Zalzalah

Vaza Diva Fadhillah Akbar| Jum'at, 24/10/2025
Hari kiamat merupakan peristiwa besar yang pasti akan terjadi, dan menjadi salah satu puncak keadilan Allah SWT bagi seluruh makhluk. Ilustrasi - ini riwayat tentang dahsyatnya hari kiamat dalam Al-Qur`an (Foto: Ist)

Jakarta, Terasmuslim.com - Hari kiamat merupakan peristiwa besar yang pasti akan terjadi, dan menjadi salah satu puncak keadilan Allah SWT bagi seluruh makhluk.

Dalam Al-Qur`an, banyak surah yang menggambarkan kedahsyatan hari tersebut, salah satunya adalah Surat Az-Zalzalah. Surah ke-99 ini termasuk dalam golongan surah Makkiyah yang memiliki pesan mendalam tentang guncangan besar yang akan terjadi di akhir zaman.

Surat Az-Zalzalah terdiri dari delapan ayat pendek, namun kandungannya mengguncang hati setiap orang yang beriman. Allah SWT membuka surah ini dengan gambaran tentang bumi yang bergetar hebat pada saat kiamat.

Guncangan itu bukan sekadar gempa biasa, melainkan kehancuran total seluruh alam semesta.

Baca juga :

Allah SWT berfirman:

إِذَا زُلْزِلَتِ الْأَرْضُ زِلْزَالَهَا وَأَخْرَجَتِ الْأَرْضُ أَثْقَالَهَا
“Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat, dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat yang dikandungnya.” (QS. Az-Zalzalah: 1–2)

Para ahli tafsir menjelaskan bahwa “beban-beban berat” yang dimaksud dalam ayat ini adalah manusia yang telah mati serta harta karun yang selama ini tersimpan di dalam bumi.

Pada hari itu, bumi akan menampakkan segala isi dan rahasianya, termasuk amal perbuatan manusia yang dahulu disembunyikan.

Ayat berikutnya menegaskan bahwa manusia akan dibuat terheran-heran dan bertanya-tanya tentang apa yang sedang terjadi. Semua makhluk akan menyaksikan bumi “bersaksi” atas perbuatan manusia selama hidup di dunia. Tak ada satu pun yang luput dari catatan amal, sekecil apa pun itu.

Dalam firman Allah selanjutnya disebutkan:

يَوْمَئِذٍ تُحَدِّثُ أَخْبَارَهَا بِأَنَّ رَبَّكَ أَوْحَىٰ لَهَا
“Pada hari itu bumi menyampaikan beritanya, karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya.” (QS. Az-Zalzalah: 4–5)

Menurut tafsir Ibnu Katsir, bumi akan menjadi saksi bagi setiap amal manusia. Ia akan “berbicara” dengan izin Allah, menceritakan apa saja yang dilakukan oleh penghuni-penghuninya, baik kebaikan maupun keburukan. Tidak ada ruang untuk berdusta, karena kesaksian datang bukan hanya dari lisan, tetapi juga dari bumi tempat manusia berpijak.

Di akhir surah, Allah SWT menegaskan bahwa setiap amal, sekecil apa pun, akan mendapatkan balasan.

فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ
“Barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasannya). Dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasannya pula).” (QS. Az-Zalzalah: 7–8)

Pesan ini menjadi pengingat agar manusia tidak meremehkan perbuatan sekecil apa pun. Dalam pandangan Islam, setiap amal memiliki nilai dan akan diperhitungkan di hadapan Allah.

Surah Az-Zalzalah bukan hanya menggambarkan kedahsyatan hari kiamat secara fisik, tetapi juga menegaskan keadilan Ilahi yang sempurna.

Kedahsyatan yang digambarkan dalam surah ini mengajarkan bahwa hidup di dunia hanyalah sementara. Karena itu, setiap manusia dituntut untuk mempersiapkan diri dengan amal saleh, memperbanyak istighfar, dan menjaga hubungan baik dengan sesama.

Pada hari di mana bumi mengguncang seluruh isinya, hanya keimanan dan amal kebaikan yang dapat menjadi penyelamat.

TAGS : Info Keislaman Hari Kiamat Al-Qur`an Surat Az-Zalzalah

Terkini