KEISLAMAN

Haramnya Sikap Sombong dan Merasa Takjub kepada Diri Sendiri

Yahya Sukamdani| Sabtu, 11/10/2025
Kesombongan dan rasa takjub pada diri sendiri adalah akar dari banyak dosa. Ilustrasi foto bersikap sombong kepada orang lain

Terasmuslim.com - Sikap sombong dan merasa takjub kepada diri sendiri merupakan sifat tercela yang sangat dilarang dalam Islam. Allah ﷻ dengan tegas berfirman: “Dan janganlah kamu memalingkan wajahmu dari manusia karena sombong dan janganlah berjalan di bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri” (QS. Luqman: 18). Ayat ini menegaskan bahwa kesombongan adalah bentuk penolakan terhadap kebenaran dan merendahkan sesama manusia, dua hal yang menandakan lemahnya iman dan jauhnya seseorang dari sifat tawadhu yang dicintai Allah.

Rasulullah ﷺ juga memperingatkan keras bahaya kesombongan dalam sabdanya: “Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan seberat biji ﷺi” (HR. Muslim). Dalam hadis ini, Nabi menegaskan bahwa sombong meski hanya sedikit pun bisa menjadi penghalang menuju surga. Orang yang sombong merasa dirinya lebih tinggi daripada orang lain, baik karena harta, ilmu, atau kedudukan. Padahal, segala yang dimiliki manusia hanyalah titipan Allah yang sewaktu-waktu bisa diambil kembali.

Sikap merasa takjub terhadap diri sendiri (ujub) juga termasuk penyakit hati yang berbahaya. Ujub membuat seseorang merasa paling benar, paling baik, dan tidak membutuhkan nasihat orang lain. Dalam Al-Qur’an, Allah mengingatkan tentang kaum yang binasa karena ujub: “Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami pun membukakan bagi mereka pintu-pintu segala kesenangan. Sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan tiba-tiba” (QS. Al-An’am: 44). Ayat ini menunjukkan bahwa ujub dapat menutup hati dari petunjuk dan membawa pada kehancuran.

Baca juga :
TAGS : Sikap hati sifat tercela Islam

Terkini