KEISLAMAN

Pengertian dan Doa Tuma`ninah dalam Setiap Gerakan Shalat

Vaza Diva Fadhillah Akbar| Sabtu, 27/09/2025
Tuma`ninah adalah berhenti sejenak dengan tenang pada setiap gerakan shalat, disertai doa sesuai rukunnya. Ilustrasi - shalat (Foto: tribunnews)

Jakarta, Terasmuslim.com - Salah satu syarat sah shalat yang sering terabaikan adalah tuma`ninah, yaitu keadaan tenang dan tidak tergesa-gesa dalam setiap gerakan shalat. Tuma`ninah menjadi rukun shalat, sehingga jika ditinggalkan, shalat tidak sah.

Secara bahasa, tuma’ninah berasal dari kata Arab طمأنينة (thuma`ninah) yang berarti ketenangan atau ketenteraman. Dalam shalat, tuma`ninah bermakna berhenti sejenak dengan tenang dalam setiap gerakan, tidak terburu-buru, dan memastikan anggota tubuh sudah berada pada posisi yang semestinya.

Rasulullah SAW menegaskan pentingnya tuma`ninah dalam hadis tentang orang yang shalat dengan terburu-buru:

«ثُمَّ ارْكَعْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ رَاكِعًا، ثُمَّ ارْفَعْ حَتَّى تَعْتَدِلَ قَائِمًا، ثُمَّ اسْجُدْ حَتَّى تَطْمَئِنَّ سَاجِدًا»
Artinya: “Kemudian rukuklah hingga engkau tuma`ninah dalam rukuk, lalu bangkitlah hingga engkau berdiri tegak, kemudian sujudlah hingga engkau tuma’ninah dalam sujud.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Baca juga :

Hadis ini menunjukkan bahwa tuma’ninah adalah bagian penting dari rukun shalat yang tidak boleh ditinggalkan.

Berikut doa-doa yang dibaca dalam keadaan tuma`ninah di setiap gerakan shalat:

1. Saat Rukuk
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ
Subhāna rabbiyal-‘azhīmi wa bihamdih
Artinya: “Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung dan dengan memuji-Nya.”

2. Saat I`tidal (bangkit dari rukuk)
سَمِعَ اللّٰهُ لِمَنْ حَمِدَهُ
Sami‘allāhu liman ḥamidah
Artinya: “Allah mendengar orang yang memuji-Nya.”
Dilanjutkan dengan bacaan imam atau makmum:
رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ
Rabbana wa lakal-ḥamd
Artinya: “Ya Tuhan kami, bagi-Mu segala pujian.”

3. Saat Sujud
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
Subhāna rabbiyal-a‘lā wa bihamdih
Artinya: “Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi dan dengan memuji-Nya.”

4. Saat Duduk di antara Dua Sujud
رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَاجْبُرْنِيْ وَاهْدِنِيْ وَارْزُقْنِيْ وَعَافِنِيْ وَاعْفُ عَنِّيْ
Rabbighfir lī, warḥamnī, wajburnī, wahdinī, warzuqnī, wa ‘āfinī, wa‘fu ‘annī
Artinya: “Ya Tuhanku, ampunilah aku, rahmatilah aku, cukupkanlah aku, tunjukilah aku, berilah aku rezeki, sehatkanlah aku, dan maafkanlah aku.”

TAGS : Info Keislaman Gerakan Shalat Tuma`ninah

Terkini