KEISLAMAN

Gantungkan Harapan Hanya kepada Allah, Bukan Makhluk

Yahya Sukamdani| Rabu, 20/08/2025
Islam menegaskan bahwa harapan sejati hanya pantas ditujukan kepada Allah ﷻ. Ilustrasi kecewa berharap kepada manusia

Terasmuslim.com - Dalam kehidupan sehari-hari, manusia kerap menaruh harapan kepada sesama makhluk. Baik kepada atasan, teman, maupun orang terdekat, berharap mereka mampu menolong dan memenuhi kebutuhan. Namun dalam pandangan Islam, harapan yang sejati seharusnya hanya tertambat kepada Allah ﷻ, karena Dialah pemilik segala kuasa.

Allah ﷻ berfirman: “Barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluannya). Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)-Nya.” (QS. At-Talaq: 3). Ayat ini menegaskan bahwa ketergantungan penuh hanya pantas diberikan kepada Allah, bukan kepada manusia atau makhluk lain.

Rasulullah ﷻ juga bersabda: “Apabila engkau meminta, mintalah kepada Allah. Apabila engkau memohon pertolongan, mohonlah pertolongan kepada Allah.” (HR. Tirmidzi). Hadis ini menunjukkan bahwa segala bentuk doa, permohonan, dan harapan harus diarahkan hanya kepada Sang Pencipta.

Menambatkan harap pada manusia sering kali berujung kekecewaan, karena manusia memiliki keterbatasan. Berbeda halnya dengan Allah ﷻ yang Maha Mendengar, Maha Menolong, dan tidak pernah mengecewakan hamba-Nya. Dengan demikian, menggantungkan harapan hanya kepada-Nya akan menumbuhkan ketenangan hati.

Baca juga :

Para ulama menekankan bahwa berharap kepada Allah tidak berarti meninggalkan ikhtiar. Justru, seorang Muslim harus tetap berusaha dengan maksimal, namun hasil akhirnya diserahkan sepenuhnya kepada Allah. Inilah wujud dari tawakal yang sebenarnya.

Islam mengajarkan agar setiap harapan hanya tertambat kepada Allah ﷻ. Sebab, Dialah sebaik-baik tempat bergantung, sementara makhluk hanyalah perantara. Dengan cara ini, hati akan lebih tenang dan hidup penuh keberkahan.

TAGS : Harap makhluk Islam manusia

Terkini