KEISLAMAN

Ketika Iblis dan Bala Tentaranya Bergembira, Ini Sebabnya

Yahya Sukamdani| Selasa, 19/08/2025
Kegembiraan Iblis dan bala tentaranya lahir dari kelalaian manusia terhadap perintah Allah. Ilustrasi iblis gembira ketika manusia lalai

Terasmuslim.com - Dalam ajaran Islam, Iblis dan bala tentaranya senantiasa berusaha menjerumuskan manusia ke dalam dosa. Setiap kali seorang Muslim tergelincir dalam maksiat, itulah saat Iblis dan pasukannya bergembira. Kegembiraan mereka bukanlah hal biasa, melainkan tanda keberhasilan dalam memperdaya manusia agar menjauh dari jalan Allah ﷻ.

Al-Qur’an menggambarkan tipu daya Iblis sejak awal, ketika ia menolak bersujud kepada Nabi Adam AS. Allah berfirman: “Iblis menjawab: ‘Karena Engkau telah menghukumku tersesat, aku benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus.’” (QS. Al-A’raf: 16). Ayat ini menegaskan bahwa misi utama Iblis adalah membuat manusia tersesat.

Para ulama menjelaskan bahwa kegembiraan Iblis memuncak ketika manusia terjerumus pada dosa besar, seperti syirik, zina, meninggalkan shalat, atau memutus tali silaturahmi. Sebab, dosa-dosa itu tidak hanya merugikan pelakunya, tetapi juga merusak tatanan sosial dan akidah umat.

Rasulullah ﷺ bersabda: “Sesungguhnya Iblis meletakkan singgasananya di atas air, lalu dia mengutus bala tentaranya. Maka yang paling dekat kedudukannya dengan dia ialah yang paling besar fitnahnya. Salah seorang datang berkata: ‘Aku telah melakukan ini dan itu.’ Maka Iblis berkata: ‘Engkau belum melakukan apa-apa.’ Hingga datang salah seorang berkata: ‘Aku tidak meninggalkannya sampai aku berhasil menceraikan dia dengan istrinya.’ Maka Iblis mendekatkannya dan berkata: ‘Engkaulah sebaik-baik tentara.’” (HR. Muslim).

Baca juga :

Hadis ini menunjukkan bahwa perceraian, perpecahan, dan kerusakan rumah tangga adalah salah satu keberhasilan terbesar yang membuat Iblis gembira. Sebab, kehancuran keluarga akan melemahkan kekuatan umat Islam secara keseluruhan.

Kegembiraan Iblis juga muncul saat manusia lalai dari zikir dan ibadah. Ketika seseorang lebih sibuk dengan urusan dunia hingga melupakan Allah, di situlah setan merasa menang. Oleh karena itu, Allah memerintahkan umat-Nya untuk selalu berzikir agar terlindungi dari godaan setan.

Kegembiraan Iblis dan bala tentaranya lahir dari kelalaian manusia terhadap perintah Allah. Umat Islam harus selalu waspada, memperbanyak doa, serta menjaga diri dengan ibadah agar tidak menjadi sumber kegembiraan bagi musuh abadi manusia tersebut.

 

TAGS : Iblis gembira manusia lalai Islam

Terkini