KEISLAMAN

Akikah atau Kurban, Mana yang Lebih Utama?

Vaza Diva Fadhillah Akbar| Senin, 11/08/2025
Akikah maupun kurban sama-sama termasuk sunah muakadah, yaitu amalan yang sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh umat Muslim yang mampu Ilustrasi - sembelih kurban (Foto: AI)

Jakarta, Terasmuslim.com - Dalam ajaran Islam, baik akikah maupun kurban sama-sama termasuk sunah muakadah, yaitu amalan yang sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh umat Muslim yang mampu.

Akan tetapi, ketika seseorang berada pada kondisi keuangan yang terbatas dan hanya dapat melaksanakan salah satunya, muncul pertanyaan: mana yang sebaiknya didahulukan?

Akikah adalah penyembelihan hewan sebagai ungkapan syukur atas kelahiran anak. Ibadah ini biasanya dilakukan sekali seumur hidup, yakni saat anak masih kecil, umumnya pada hari ketujuh, keempat belas, atau kedua puluh satu setelah kelahiran, sesuai anjuran hadis. Sementara itu, kurban dilaksanakan setiap tahun pada Iduladha sebagai bentuk ketaatan kepada Allah dan mengikuti teladan Nabi Ibrahim ‘alaihissalam.

Para ulama memiliki pandangan yang berbeda terkait prioritasnya. Mayoritas ulama, termasuk ulama Mazhab Syafi’i, berpendapat bahwa akikah lebih didahulukan jika seseorang belum pernah melaksanakannya, karena sifatnya yang hanya sekali seumur hidup.

Baca juga :

Sedangkan kurban dapat dilakukan di tahun-tahun berikutnya ketika memiliki kemampuan. Namun, jika waktu pelaksanaan kurban telah tiba dan kesempatan tersebut tidak dimanfaatkan, pahala yang didapat bisa hilang hingga tahun depan.

Ustaz-ustaz kontemporer juga mengingatkan bahwa keputusan ini sebaiknya disesuaikan dengan kondisi individu. Jika anak belum diaqiqahi sama sekali, maka akikah dapat diutamakan.

Namun, jika akikah sudah pernah dilakukan atau dirasa tidak memungkinkan saat ini, melaksanakan kurban di hari raya tetap menjadi pilihan utama untuk menghidupkan syiar Islam.

Pada akhirnya, baik akikah maupun kurban memiliki nilai ibadah yang tinggi dan sama-sama menjadi bentuk pengorbanan serta rasa syukur kepada Allah. Yang terpenting adalah melaksanakannya dengan ikhlas, sesuai kemampuan, dan tanpa memberatkan diri, karena Allah berfirman:

لَا يُكَلِّفُ ٱللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا

"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya." (QS. Al-Baqarah: 286)

TAGS : Info Keislaman Akikah Kurban Sunnah Muakadah

Terkini