KEISLAMAN

Amalan Sunnah Puasa di Bulan Safar dan Keutamaannya

Vaza Diva Fadhillah Akbar| Minggu, 27/07/2025
Bulan Safar adalah waktu yang sangat baik untuk memperbanyak ibadah puasa sunnah Ilustrasi - seorang Muslim sedang berbuka puasa (Foto: Pexels/Michael Burrows)

Jakarta, Terasmuslim.com - Bulan Safar adalah bulan kedua dalam kalender Hijriyah yang penuh dengan peluang untuk meningkatkan ibadah.

Di bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, salah satunya adalah dengan menjalankan puasa sunnah.

Selain puasa sunnah Senin-Kamis, ada juga puasa Ayyamul Bidh yang memiliki keutamaan besar bagi yang mengerjakannya.

Puasa Sunnah Senin-Kamis di Bulan Safar

Baca juga :

Puasa sunnah Senin-Kamis adalah salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Rasulullah SAW sendiri rutin melaksanakan puasa pada dua hari ini, dan banyak sekali keutamaan yang terkandung di dalamnya. Sebagai panduan.

Berikut adalah jadwal puasa Senin-Kamis untuk bulan Safar 1447 H:

Senin, 28 Juli 2025 M / 3 Safar 1447 H

Kamis, 31 Juli 2025 M / 6 Safar 1447 H

Senin, 4 Agustus 2025 M / 10 Safar 1447 H

Kamis, 7 Agustus 2025 M / 13 Safar 1447 H

Senin, 11 Agustus 2025 M / 17 Safar 1447 H

Kamis, 14 Agustus 2025 M / 20 Safar 1447 H

Senin, 18 Agustus 2025 M / 24 Safar 1447 H

Kamis, 21 Agustus 2025 M / 27 Safar 1447 H

Untuk melaksanakan puasa Senin atau Kamis, niat dilakukan pada malam hari, yaitu setelah terbenamnya matahari dan sebelum fajar terbit. Berikut adalah lafal niatnya:

Puasa Senin

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الِاثْنَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma yaumil itsnaini lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: "Aku berniat puasa sunnah hari Senin karena Allah ta‘âlâ."

Puasa Kamis

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الخَمِيْسِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma yaumil khamîsi lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: "Aku berniat puasa sunnah hari Kamis karena Allah ta‘âlâ."

Puasa sunnah Senin-Kamis memiliki keutamaan yang besar. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّ أَعْمَالَ الْعِبَادِ تُعْرَضُ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيْسِ

"Sesungguhnya amalan para hamba disampaikan pada hari Senin dan Kamis." (HR. Tirmidzi)

Rasulullah SAW menambahkan dalam hadis lainnya:

تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ

"Amal perbuatan manusia akan disampaikan pada setiap hari Kamis dan Senin. Maka aku ingin amalku diserahkan saat aku berpuasa." (HR. Tirmidzi)

Selain itu, hari Senin dan Kamis juga disebutkan sebagai hari ketika pintu-pintu surga dibuka, seperti yang tercantum dalam hadis:

تُفْتَحُ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ يَوْمَ الِاثْنَيْنِ وَيَوْمَ الْخَمِيسِ فَيُغْفَرُ لِكُلِّ عَبْدٍ لَا يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا إِلَّا رَجُلًا كَانَتْ بَيْنَهُ وَبَيْنَ أَخِيهِ شَحْنَاءُ

"Sesungguhnya pintu-pintu surga dibuka pada hari Senin dan Kamis. Semua dosa hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu akan diampuni, kecuali bagi orang yang antara dia dan saudaranya terdapat kebencian dan perpecahan." (HR. Muslim)

Selain puasa Senin-Kamis, ada juga puasa Ayyamul Bidh, yaitu puasa pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriyah. Untuk bulan Safar 1447 H, jadwal puasa Ayyamul Bidh adalah:

Kamis, 7 Agustus 2025 M / 13 Safar 1447 H

Jumat, 8 Agustus 2025 M / 14 Safar 1447 H

Sabtu, 9 Agustus 2025 M / 15 Safar 1447 H

Niat puasa Ayyamul Bidh dilakukan di dalam hati dan disunnahkan untuk mengucapkannya. Berikut adalah lafal niatnya:

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ayyâmil bîdl lilâhi ta’âlâ.

Artinya: "Saya niat puasa Ayyamul Bidh (hari-hari yang malamnya cerah), karena Allah ta’âlâ."

Puasa Ayyamul Bidh sangat dianjurkan dan memiliki keutamaan yang besar. Rasulullah SAW bersabda:

"Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun." (HR. Bukhari)

Melaksanakan puasa Ayyamul Bidh selama tiga hari setiap bulan akan memberikan pahala yang besar dan dapat menambah amal kebaikan kita sepanjang tahun.

TAGS : Puasa bulan Safar Rasulullah SAW Niat

Terkini