KEISLAMAN

Adil kepada Anak, Haruskah Selalu Sama Rata?

Vaza Diva Fadhillah Akbar| Senin, 02/06/2025
Adil kepada anak bukan berarti membagi segala sesuatu secara sama rata, melainkan memberikan perlakuan dan kebutuhan yang sesuai dengan kondisi dan karakter masing-masing anak agar tercipta keadilan sejati dalam pengasuhan. Ilustrasi - Anak-anak sedang belajar dan membaca kitab suci Al- Qur`an (Foto: Reuters)

Jakarta, Terasmuslim.com - Konsep keadilan dalam mengasuh anak sering kali menjadi perdebatan di kalangan orang tua. Banyak yang bertanya, apakah adil berarti memberikan semua anak hal yang sama secara rata? Atau adil memiliki makna yang lebih dalam dan berbeda?

Secara umum, adil kepada anak berarti memberikan perlakuan yang sesuai dengan kebutuhan, kondisi, dan karakter masing-masing anak, bukan sekadar memberikan yang sama persis dalam jumlah atau materi.

Dalam ajaran Islam, keadilan adalah prinsip utama dalam mendidik dan membesarkan anak. Rasulullah SAW bersabda:

“Berikanlah kepada anak-anak kalian haknya dan janganlah kalian siksa mereka” (HR. Bukhari dan Muslim). Keadilan ini mencakup perhatian, kasih sayang, pendidikan, dan hak-hak mereka secara proporsional.

Baca juga :

Memberikan sesuatu yang sama rata kepada semua anak belum tentu adil jika kebutuhan dan kondisi mereka berbeda. Misalnya, seorang anak yang memiliki kebutuhan khusus mungkin memerlukan perhatian dan bantuan lebih dibanding saudara-saudaranya. Memberikan hal yang sama persis bisa membuat yang satu merasa kurang diperhatikan atau yang lain merasa tidak perlu.

Orang tua dituntut bijaksana dalam menerapkan keadilan, menyesuaikan pemberian dan perhatian sesuai dengan situasi masing-masing anak. Keadilan yang adil adalah keadilan yang mampu memenuhi hak-hak anak secara proporsional sehingga tumbuh kembang mereka optimal dan harmonis.

TAGS : Keadilan Anak Orang tua Rasulullah SAW

Terkini