
Ilustrasi tempat doa dalam shalat
Terasmuslim.com - Salat tidak hanya menjadi kewajiban utama seorang Muslim, tetapi juga saat-saat terbaik untuk bermunajat kepada Allah. Dalam setiap gerakan dan bacaan salat, tersimpan momen-momen khusus yang diyakini sebagai tempat mustajabnya doa, yakni waktu atau posisi yang paling dikabulkan oleh Allah ﷻ. Mengetahui titik-titik doa ini menjadi penting agar salat tidak hanya sah secara syariat, tapi juga bermakna secara spiritual.
Para ulama menyebut bahwa dalam salat terdapat sejumlah posisi atau tempat di mana doa sangat dianjurkan dan berpeluang besar dikabulkan. Rasulullah ﷺ sendiri mengajarkan doa-doa khusus yang diucapkan di titik-titik tertentu saat salat, bahkan memperbolehkan umatnya memanjatkan permohonan pribadi dengan bahasa sendiri dalam posisi tertentu.
Setidaknya ada tiga tempat paling mustajab untuk berdoa dalam salat, yang disepakati oleh para ulama berdasarkan hadis-hadis sahih. Berikut penjelasannya.
Sujud adalah momen ketika seorang hamba berada dalam posisi paling rendah secara fisik, namun paling dekat secara spiritual dengan Tuhannya. Nabi Muhammad ﷺ bersabda:
“Keadaan seorang hamba yang paling dekat dengan Rabb-nya adalah ketika dia sujud. Maka perbanyaklah doa dalam sujud.”
(HR. Muslim)
Dalam sujud, selain bacaan tasbih, seorang Muslim dianjurkan memperbanyak doa pribadi dengan penuh kekhusyukan. Bahkan sebagian ulama memperbolehkan berdoa dengan bahasa sendiri dalam salat sunnah, khususnya dalam sujud terakhir.
Waktu mustajab lainnya adalah setelah tasyahud akhir sebelum mengucap salam. Pada saat ini, Nabi ﷺ mengajarkan sejumlah doa perlindungan, seperti dari azab kubur, fitnah dajjal, dan fitnah hidup dan mati.
Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah ﷺ bersabda:
“Jika salah seorang dari kalian selesai dari tasyahud akhir, maka hendaknya dia memohon perlindungan kepada Allah dari empat hal…”
Setelah membaca doa yang diajarkan, diperbolehkan pula menambah doa lain sesuai kebutuhan pribadi. Momen ini dianggap sangat mustajab karena menjadi penutup dari seluruh rangkaian salat.
Tempat lain yang mustajab untuk berdoa adalah di antara dua sujud, yakni saat membaca:
“Rabbighfirli, warhamni, wajburni, warfa’ni, wahdini, wa ‘āfini, warzuqni.”
(HR. Abu Dawud, disahihkan oleh Al-Albani)
Ini bukan sekadar bacaan rutin, melainkan doa yang sangat penuh makna: meminta ampunan, rahmat, rezeki, dan keselamatan dunia akhirat. Dianjurkan membaca dengan khusyuk dan memahami artinya agar hati lebih terhubung dalam munajat.
Salat adalah waktu terbaik untuk mendekat kepada Allah, dan dalam salat terdapat tempat-tempat doa yang mustajab. Tiga di antaranya yang paling dianjurkan adalah saat sujud, di antara dua sujud, dan setelah tasyahud sebelum salam. Memahami dan menghayati momen-momen ini akan menjadikan salat lebih hidup, lebih bermakna, dan menjadi sarana dikabulkannya hajat-hajat yang tersembunyi di dalam hati seorang hamba.
TAGS : Doa shalat tempat Mustajab