KEISLAMAN

Hadis Tentang Idul Adha yang Jarang Diketahui Orang Muslim

Vaza Diva Fadhillah Akbar| Jum'at, 16/05/2025
Untuk menjalankan ibadah Idul Adha ini dengan penuh kesadaran dan keikhlasan, penting bagi umat Islam memahami berbagai hadis yang berkaitan dengan kurban dan amalan di hari-hari tasyrik. Ilsutrasi Idul Adha (Foto: detik)

Terasmuslim.com - Idul Adha 2025 diperkirakan jatuh pada 6 Juni, sebagaimana diprediksi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Momen ini menjadi salah satu hari besar umat Islam yang tidak hanya dirayakan dengan kebersamaan dan suka cita, tetapi juga dengan pelaksanaan ibadah kurban sebagai wujud ketakwaan kepada Allah SWT. 

Untuk menjalankan ibadah ini dengan penuh kesadaran dan keikhlasan, penting bagi umat Islam memahami berbagai hadis yang berkaitan dengan kurban dan amalan di hari-hari tasyrik.

Hadis-hadis tersebut menjadi rujukan utama yang menjelaskan makna, tata cara, dan keutamaan kurban sebagai bagian penting dari ajaran Islam, meneladani pengorbanan Nabi Ibrahim AS yang diperintahkan Allah SWT untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail AS.

1. Perintah Berkurban Bagi yang Mampu

Dalam riwayat Ahmad dan Ibnu Majah, disebutkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

Baca juga :

"Siapa yang memiliki kelapangan (harta) namun tidak berkurban, maka jangan mendekati tempat shalat kami."

Hadis ini menekankan bahwa bagi mereka yang mampu secara finansial, meninggalkan kurban tanpa alasan yang sah adalah bentuk kelalaian dalam menjalankan anjuran agama.

2. Amal yang Paling Dicintai di Hari Raya Kurban

Dari Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda:

"Tak ada amal yang dilakukan manusia pada hari Idul Adha yang lebih Allah cintai dibanding menyembelih hewan kurban. Hewan itu akan datang pada hari kiamat lengkap dengan tanduk, bulu, dan kuku-kukunya. Darahnya akan diterima Allah sebelum menyentuh tanah, maka lakukanlah dengan hati yang lapang." (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Hadis ini menunjukkan bahwa kurban bukan hanya tindakan simbolik, tetapi merupakan amalan istimewa yang sangat dicintai oleh Allah pada hari besar ini.

3. Hukum Ibadah Kurban

Rasulullah SAW bersabda:

"Aku diperintahkan untuk berkurban, dan kurban adalah sunnah bagi kalian."

Hadis ini menjadi landasan hukum ibadah kurban, yaitu sunnah muakkadah—amalan yang sangat dianjurkan bagi mereka yang mampu.

4. Nilai Kurban di Hadapan Allah

Hadis lain menyebutkan:

"Tak ada amalan pada hari nahr yang lebih dicintai Allah dibanding mengalirkan darah hewan kurban. Hewan itu akan hadir pada hari kiamat membawa seluruh bagian tubuhnya. Dan sungguh, darahnya sampai kepada Allah sebelum jatuh ke tanah. Maka sucikan jiwa kalian dengan berkurban." (HR. Ibnu Majah dan Tirmidzi)

Meskipun hadis ini dinilai lemah oleh sebagian ulama seperti Syaikh Al-Albani, namun maknanya tetap memberi motivasi tentang pentingnya semangat berkurban.

5. Setiap Rambut Mengandung Kebaikan

Zaid bin Arqam meriwayatkan:

"Para sahabat bertanya kepada Rasulullah tentang hikmah kurban. Beliau menjawab, ‘Ini adalah sunnah ayah kalian, Ibrahim.’ Mereka bertanya lagi, ‘Apa yang akan kami dapat?’ Rasul menjawab, ‘Setiap helai rambut hewan kurban adalah kebaikan.’ Mereka bertanya lagi, ‘Bagaimana dengan bulunya?’ Beliau menjawab, ‘Setiap bulu adalah kebaikan.’” (HR. Ibnu Majah)

Meski hadis ini tergolong dhaif jiddan, nilai moral yang disampaikannya tetap dapat menjadi inspirasi untuk berbuat amal baik melalui kurban.

6. Teladan Rasulullah SAW dalam Berkurban

Dalam riwayat Bukhari dan Muslim, Anas RA menyebutkan:

"Rasulullah menyembelih dua ekor domba jantan berwarna putih dan bertanduk. Beliau menyembelih sendiri sambil membaca basmalah dan takbir."

Ini menunjukkan bahwa Rasulullah SAW sendiri memberikan contoh langsung dalam pelaksanaan kurban dengan penuh kesungguhan.

7. Tata Cara Penyembelihan

Aisyah RA menceritakan bahwa Rasulullah SAW meminta disiapkan seekor kibas bertanduk. Beliau kemudian meminta Aisyah untuk menyiapkan pisau dan mengasahnya terlebih dahulu. Setelah itu, beliau menyembelih hewan tersebut sambil berdoa:

"Dengan nama Allah, ya Allah terimalah kurban ini dari Muhammad, keluarga Muhammad, dan umat Muhammad." (HR. Muslim)

Hadis ini menjadi panduan praktis dalam menyembelih hewan kurban dengan adab dan persiapan yang baik.

8. Syarat Hewan Kurban yang Sah

Dalam riwayat Tirmidzi dan Abu Dawud, disebutkan:

"Empat jenis hewan tidak sah untuk kurban: yang matanya buta sebelah, yang sakit parah, yang pincang, dan yang sangat kurus."

Umat Islam dianjurkan untuk memilih hewan kurban yang sehat dan memenuhi kriteria agar ibadahnya sah dan diterima.

9. Boleh Patungan dalam Kurban

Dari Jabir bin Abdillah RA, ia berkata:

"Kami menyembelih seekor unta bersama Rasulullah pada tahun Hudaibiyah untuk tujuh orang, dan seekor sapi pun demikian." (HR. Muslim)

Hadis ini menjadi dasar diperbolehkannya patungan dalam kurban untuk hewan besar, seperti sapi dan unta, dengan maksimal tujuh orang.

 

TAGS : Ibadah Idul Adha Rasulullah SAW Hari Raya

Terkini