
Ilustrasi perempuan sedang haid (Foto: Bincangsyariah)
Terasmuslim.com - Jika seorang wanita tiba-tiba haid saat umrah, tidak perlu panik. Dalam fiqih Islam, kondisi ini sangat diperhatikan, dan ada aturan serta solusi yang jelas agar ibadah tetap sah dan tenang. Berikut penjelasan lengkapnya:
Seorang wanita tidak batal niat umrahnya hanya karena haid, asalkan sudah masuk miqat dan berniat umrah sebelum haid datang. Namun, ada beberapa amalan yang harus ditunda sampai suci, seperti:
Namun, amalan lain tetap sah dan boleh dilakukan, seperti:
Jika haid datang saat sudah niat umrah (dalam keadaan berihram), maka:
Hadis riwayat Aisyah radhiyallahu ‘anha:
“Kami keluar bersama Nabi untuk haji Wada`. Ketika kami sampai di Sarif (dekat Makkah), aku haid. Nabi masuk dan aku sedang menangis. Beliau bertanya, `Kenapa kamu menangis?` Aku menjawab, `Aku haid.` Nabi bersabda, `Ini adalah hal yang telah Allah tetapkan pada anak cucu Adam. Lakukan semua amalan haji kecuali thawaf di Ka`bah hingga kamu suci.`”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Haid saat umrah bukanlah penghalang mutlak. Islam memberi kemudahan: niat tetap sah, dan ibadah bisa dilanjutkan setelah suci. Yang penting adalah menjaga ihram, sabar, dan mengikuti panduan syariat.
TAGS : Haid umrah haji Hukum