KEISLAMAN

Pindah Rumah, Apakah Ada Waktu Khusus? Ini Kata Buya Yahya

Vaza Diva Fadhillah Akbar| Kamis, 01/05/2025
Pindah rumah kerap dianggap sebagai momen penting dalam kehidupan seseorang. Namun bagi umat Islam, perpindahan tempat tinggal tidak hanya soal logistik dan material, tetapi juga menyangkut sisi rohani. Buya Yahya (Foto: liputan6)

Terasmuslim.com - Pindah rumah kerap dianggap sebagai momen penting dalam kehidupan seseorang. Namun bagi umat Islam, perpindahan tempat tinggal tidak hanya soal logistik dan material, tetapi juga menyangkut sisi rohani. Hal ini diungkapkan ulama asal Cirebon, KH Yahya Zainul Ma’arif atau Buya Yahya.

Dalam sebuah tayangan ceramah yang diunggah kanal YouTube Al-Bahjah TV, Buya menjelaskan bahwa Islam tidak mengatur waktu tertentu untuk pindah rumah. Tidak ada dalil khusus dari Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan hari atau jam yang dianjurkan untuk melakukan perpindahan tempat tinggal.

"Silakan pindah kapanpun, tapi jangan sampai aktivitas itu justru mengganggu ibadah atau merugikan orang lain," tegas Buya Yahya.

Meski waktu tidak diatur, menurutnya, ada beberapa amalan yang sebaiknya dilakukan saat mulai menempati rumah baru. Di antaranya adalah membaca surat Al-Baqarah sebagai bentuk perlindungan dari gangguan jin dan makhluk tak kasat mata.

Baca juga :

“Surat Al-Baqarah itu punya efek luar biasa, sebagaimana disebutkan dalam hadits. Rumah yang dibacakan Al-Baqarah tidak akan dimasuki setan,” ujarnya.

Buya juga mengingatkan pentingnya menjaga fungsi rumah sebagai tempat ibadah dan kebaikan. Rumah tidak seharusnya menjadi lokasi perbuatan maksiat atau melalaikan kewajiban agama.

"Kalau ada khilaf itu manusiawi. Tapi jangan sampai rumah dirancang sebagai tempat maksiat. Itu jelas bertentangan dengan ajaran Islam," katanya.

Soal teknis pindahan, Buya Yahya mengingatkan agar kegiatan tersebut tidak melalaikan kewajiban, misalnya meninggalkan shalat Jumat karena sibuk mengangkut barang. Selain itu, ia juga mengimbau agar warga tetap memperhatikan kenyamanan lingkungan sekitar.

“Pindah rumah jangan sampai menimbulkan kebisingan berlebihan atau menutup akses jalan warga. Islam mengajarkan untuk tidak menyusahkan tetangga,” jelasnya.

Ia juga menepis anggapan bahwa ada hari-hari tertentu yang dianggap lebih baik untuk pindahan. Menurutnya, hal itu hanya mitos dan tidak memiliki dasar kuat dalam Islam.

"Islam membebaskan kita memilih waktu. Tidak ada hari khusus yang harus diikuti. Yang penting, pindahan tidak mengganggu hubungan kita dengan Allah dan sesama manusia," ujarnya.

Sebagai bentuk penyambutan spiritual atas rumah baru, Buya menganjurkan untuk memperbanyak doa, zikir, dan pembacaan Al-Qur`an sejak hari pertama menghuni rumah. Ia juga menyarankan melakukan shalat sunnah atau sujud syukur sebagai tanda syukur kepada Allah.

"Mulailah kehidupan di rumah baru dengan ibadah, bukan dengan hal-hal sia-sia. Rumah yang dihiasi bacaan Al-Qur`an akan terasa damai dan membawa keberkahan," pungkasnya.

TAGS : Rumah Al-Qur`an Al-Baqarah Islam

Terkini