
Ilustrasi Khutbah Jumat (Foto: Ist)
Terasmuslim.com - Hari Jumat dalam Islam bukanlah hari biasa. Ia dikenal sebagai “Sayyidul Ayyam” (penghulu segala hari) dan memiliki keutamaan yang agung, baik dalam ibadah, doa, maupun pahala. Berbagai dalil dari Al-Qur’an dan hadits menunjukkan betapa istimewanya hari ini dibandingkan hari-hari lainnya dalam sepekan. Bahkan, dalam banyak riwayat disebut bahwa umat Islam diberikan keistimewaan hari Jumat sebagaimana umat Yahudi diberi Sabtu dan umat Nasrani diberi Ahad.
Berikut ini adalah penjelasan mengenai keutamaan-keutamaan hari Jumat, dilengkapi dengan hadits dan keterangan para ulama:
Rasulullah SAw bersabda:
“Sebaik-baik hari di mana matahari terbit adalah hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptakan, dimasukkan ke surga, dan dikeluarkan darinya. Dan tidak akan terjadi kiamat kecuali pada hari Jumat.”
(HR. Muslim, no. 854)
Ini menunjukkan bahwa secara historis dan eskatologis, hari Jumat memiliki nilai spiritual yang tinggi di sisi Allah.
Salah satu amalan yang dianjurkan pada hari Jumat adalah membaca Surah Al-Kahfi. Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jumat, maka akan diberikan cahaya di antara dua Jumat.”
(HR. Al-Hakim dan Al-Baihaqi, dishahihkan Al-Albani)
Ini menunjukkan bahwa membaca Surah Al-Kahfi mendatangkan pencerahan batin dan perlindungan dari fitnah, termasuk fitnah Dajjal.
3.Terdapat Waktu Mustajab untuk Doa
Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya pada hari Jumat terdapat satu waktu yang tidaklah seorang hamba Muslim bertepatan dengannya dalam keadaan shalat dan memohon sesuatu kepada Allah, melainkan Allah akan mengabulkan permohonannya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Mayoritas ulama menyebutkan waktu tersebut adalah setelah Ashar hingga Maghrib, terutama menjelang matahari terbenam.
Hari Jumat adalah satu-satunya hari dalam sepekan yang memiliki salat wajib berjamaah khusus, yaitu Salat Jumat. Ini adalah salah satu simbol kekuatan umat Islam yang berkumpul dalam satu waktu, satu tempat, dan satu tujuan.
Allah berfirman:
"Wahai orang-orang yang beriman! Apabila diseru untuk melaksanakan salat pada hari Jumat, maka bersegeralah kalian mengingat Allah dan tinggalkan jual beli..."
(QS. Al-Jumu’ah: 9)
Rasulullah ﷺ menganjurkan umat Islam untuk tampil rapi, bersih, dan wangi saat hari Jumat:
“Barang siapa mandi pada hari Jumat, memakai pakaian terbaiknya, memakai wangi-wangian jika memilikinya, lalu pergi ke masjid, tidak memisahkan dua orang, lalu shalat sunnah, dan mendengarkan khutbah, maka akan diampuni dosa-dosanya antara Jumat itu dan Jumat berikutnya.”
(HR. Ahmad dan Al-Bukhari dalam mu’allaq, dishahihkan Al-Albani)
Hari Jumat merupakan sarana penghapus dosa antara Jumat ke Jumat, jika disertai dengan amal saleh dan meninggalkan dosa besar:
“Salat lima waktu, dari Jumat ke Jumat, dan dari Ramadan ke Ramadan adalah penghapus dosa-dosa di antara keduanya jika dosa-dosa besar dijauhi.”
(HR. Muslim, no. 233)
Disebutkan bahwa hari kiamat hanya akan terjadi pada hari Jumat, dan karena itu, setiap Jumat menjadi pengingat dan peringatan bagi manusia akan pentingnya bertobat dan kembali kepada Allah.
TAGS : Hari Jumat Islam Rasulullah SAW