KEISLAMAN

Dua Hal Ini Bisa Menghambat Rezeki, Masih Dilakukan?

Vaza Diva Fadhillah Akbar| Senin, 31/03/2025
Rezeki merupakan anugerah yang dijamin oleh Allah SWT bagi setiap makhluk-Nya. Ilustrasi (Foto: kumparan)

Terasmuslim.com - Rezeki merupakan anugerah yang dijamin oleh Allah SWT bagi setiap makhluk-Nya. Dalam Al-Qur`an, Allah menegaskan bahwa setiap makhluk di bumi telah ditetapkan rezekinya.

"Tidak satupun hewan yang bergerak di atas bumi melainkan dijamin rezekinya oleh Allah. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuz)." (QS Hud: 6).

Namun, meskipun rezeki telah dijamin, setiap manusia mendapatkannya dengan cara dan kadar yang berbeda-beda. Terkadang, ada yang merasa rezekinya lancar, tetapi ada pula yang mengalami kesulitan dalam mencapainya. Lantas, apa penyebabnya?

Buya Yahya, Pengasuh LPD Al-Bahjah, menjelaskan bahwa ada beberapa faktor yang dapat menghambat datangnya rezeki. Salah satunya adalah sifat pelit atau kikir.

Baca juga :

"Sikap pelit bisa menjadi penghalang datangnya rezeki. Jika seseorang enggan berbagi, maka pintu rezekinya bisa tertutup," ujar Buya Yahya dalam ceramahnya yang disampaikan melalui kanal YouTube resminya.

Dalam Al-Qur’an, Allah telah memperingatkan tentang keburukan sifat kikir. Buya Yahya mengutip firman Allah dalam Surah Ali Imran ayat 180:

"Dan janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunianya menyangka bahwa kebahilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebatilan itu buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah lah segala warisan (yang ada) di langit dan bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS Ali Imran: 180)

Selain sifat kikir, Buya Yahya juga menyebut bahwa memutus tali persaudaraan dan kurangnya rasa takut kepada Allah bisa menjadi penyebab sulitnya rezeki.

"Orang yang gemar memutus silaturahmi atau tidak memiliki rasa takut kepada Allah bisa mengalami kesulitan dalam rezeki. Sebaliknya, mereka yang bertakwa akan dimudahkan urusannya, termasuk dalam hal rezeki," jelasnya.

Untuk itu, Buya Yahya mengajak umat Islam agar tidak hanya berfokus pada mencari rezeki, tetapi juga memperhatikan perilaku yang bisa menghambatnya.

"Jadilah orang yang murah hati, jangan pelit. Perbanyak silaturahmi dan jangan suka memutus hubungan dengan saudara atau kerabat. Dua hal ini saja jika diamalkan, insya Allah rezeki akan lebih mudah mengalir," pesannya.

Buya Yahya juga mengingatkan bahwa dalam Islam, rezeki tidak hanya berbentuk materi, tetapi juga mencakup nikmat kesehatan dan ketenangan hidup. Ia menyebutkan bahwa ada dua jenis rezeki:

  1. Rezeki Ijabi, yakni rezeki yang diberikan secara langsung, seperti harta dan kekayaan.

  2. Rezeki Salbi, yaitu rezeki yang sering tidak disadari, seperti kesehatan, keselamatan, dan kebahagiaan.

"Banyak orang yang menginginkan tambahan rezeki, padahal mereka telah mendapatkan rezeki luar biasa dalam bentuk lain, seperti kesehatan yang baik. Coba bayangkan, berapa harga sebuah jantung yang sehat? Itulah rezeki yang sering tidak kita sadari," kata Buya Yahya.

Sebagai penutup, Buya Yahya mengajak umat Islam untuk lebih banyak bersyukur atas segala bentuk rezeki yang telah Allah berikan. Dengan bersyukur, rezeki yang ada akan terasa lebih berkah dan cukup dalam kehidupan.

 

TAGS : Rezeki Pelit Memutus Silahturahmi Islam

Terkini