
Ilustrasi buka bersama (Foto: Kompas)
Terasmuslim.com - Saat adzan Maghrib berkumandang, umat Islam yang berpuasa dihadapkan pada pilihan: apakah lebih baik berbuka puasa terlebih dahulu atau langsung melaksanakan shalat Maghrib? Perdebatan ini sering muncul di masyarakat, tetapi bagaimana pandangan Islam mengenai hal ini? Berikut penjelasan berdasarkan hadis dan pendapat ulama.
Dalam beberapa riwayat, Nabi Muhammad SAW menganjurkan untuk segera berbuka puasa ketika waktu Maghrib tiba. Salah satu hadis yang menjadi pedoman adalah:
*Dari Sahl bin Sa`d RA, Rasulullah SAW bersabda: "Manusia akan tetap dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka puasa." (HR. Bukhari dan Muslim)*
Hadits ini menunjukkan bahwa menyegerakan berbuka adalah bagian dari sunnah yang dianjurkan. Hal ini juga sesuai dengan kebiasaan Rasulullah SAW yang berbuka terlebih dahulu dengan kurma atau air sebelum melaksanakan shalat Maghrib.
*Dari Anas bin Malik RA, ia berkata: "Rasulullah SAW biasa berbuka dengan beberapa butir kurma sebelum shalat. Jika tidak ada kurma, beliau berbuka dengan air." (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)*
Para ulama sepakat bahwa menyegerakan berbuka adalah sunnah, tetapi ada perbedaan pendapat mengenai urutan yang lebih utama antara berbuka terlebih dahulu atau langsung shalat.
Pendapat yang Mengutamakan Berbuka Terlebih Dahulu Mayoritas ulama berpendapat bahwa lebih baik berbuka puasa terlebih dahulu, terutama dengan makanan ringan seperti kurma atau air, kemudian melaksanakan shalat Maghrib. Hal ini karena tubuh membutuhkan energi setelah seharian berpuasa, dan berbuka dengan ringan dapat memberikan tenaga untuk shalat dengan lebih khusyuk.
Pendapat yang Mengutamakan Shalat Terlebih Dahulu Sebagian ulama, seperti dalam mazhab Maliki, berpendapat bahwa lebih baik melaksanakan shalat Maghrib terlebih dahulu, terutama jika makanan berbuka belum tersedia. Ini bertujuan agar shalat tidak tertunda terlalu lama dan dilakukan dalam keadaan lebih fokus.