KEISLAMAN

Pembatal Puasa di Bulan Ramadan

Yahya Sukamdani| Sabtu, 01/03/2025
Pembatal puasa ini memiliki konsekuensi qadha (mengganti puasa) atau bahkan kafarat (denda tertentu), tergantung jenis pelanggarannya. Ilustrasi membaca Alquran

Teras muslim.com - Pembatal puasa terbesar di bulan Ramadan adalah hal-hal yang secara langsung membatalkan puasa dan mewajibkan qadha (mengganti puasa) atau bahkan kafarat (denda tertentu). Berikut adalah pembatal puasa terbesar:

  1. Makan dan Minum dengan Sengaja
  • Jika dilakukan secara sengaja, puasa langsung batal.
  • Jika lupa dan tidak disengaja, puasanya tetap sah dan boleh dilanjutkan.
  1. Berhubungan Suami Istri di Siang Hari
  • Ini adalah pembatal puasa yang paling besar karena selain harus mengganti puasanya, juga diwajibkan membayar kafarat (denda berat), yaitu:
    1. Membebaskan seorang budak (jika ada).
    2. Jika tidak mampu, harus berpuasa dua bulan berturut-turut.
    3. Jika tidak mampu juga, harus memberi makan 60 orang miskin.
  1. Muntah dengan Sengaja
  • Jika muntah tanpa sengaja, puasa tetap sah.
  • Jika sengaja dimuntahkan, maka puasa batal.
  1. Keluar Mani dengan Sengaja
  • Jika keluar mani karena onani, melihat sesuatu dengan sengaja, atau rangsangan lainnya, maka puasanya batal.
  • Jika keluar mani karena mimpi basah, puasanya tetap sah.
  1. Haid dan Nifas
  • Wanita yang mengalami haid atau nifas otomatis batal puasanya, meskipun terjadi sesaat sebelum Maghrib.
  • Harus mengganti puasa di luar Ramadan.
  1. Murtad (Keluar dari Islam)
  • Jika seseorang keluar dari Islam (murtad) saat berpuasa, puasanya otomatis batal.

 Maka, menjaga puasa dengan baik adalah hal yang utama di bulan Ramadan.

TAGS : Islam Batal puasa ramadan Bulan Ramadan

Terkini