KEISLAMAN

Aurat Laki-laki Menurut Islam

Yahya Sukamdani| Jum'at, 14/02/2025
Aurat laki-laki memiliki batasan tertentu yang wajib dijaga, terutama ketika berada di depan orang lain. Ilustrasi batasan aurat laki-laki

Teras muslim.com - Dalam Islam, aurat laki-laki memiliki batasan tertentu yang wajib dijaga, terutama ketika berada di depan orang lain. Berikut penjelasannya:

1. Batas Aurat Laki-Laki

Aurat laki-laki adalah antara pusar hingga lutut, berdasarkan hadis:
"Aurat laki-laki adalah antara pusar dan lutut."
(HR. Ahmad, Abu Dawud, dan Al-Baihaqi)

Para ulama sepakat bahwa:

  • Pusar dan lutut bukan termasuk aurat, tetapi bagian di antara keduanya wajib ditutup.
  • Ketika salat, aurat ini juga harus tertutup agar salat sah.

2. Aurat Laki-Laki di Hadapan Orang Lain

  • Di depan sesama laki-laki Muslim: Aurat tetap dari pusar hingga lutut.
  • Di depan wanita mahram (kerabat dekat): Tidak wajib menutup seluruh tubuh, tetapi tetap harus menjaga kesopanan.
  • Di depan wanita non-mahram: Sebagian ulama menganjurkan laki-laki berpakaian sopan dan menutup tubuh, meski tidak seketat aurat perempuan.

3. Aurat dalam Salat

  • Menutup aurat adalah syarat sah salat. Pakaian harus menutup bagian antara pusar dan lutut secara sempurna, tanpa transparan atau ketat yang menonjolkan bentuk tubuh.

4. Menjaga Adab Berpakaian

  • Hindari pakaian yang terlalu pendek hingga menampakkan aurat.
  • Gunakan pakaian longgar dan tidak transparan.
  • Menjaga kesopanan berpakaian juga bagian dari akhlak Islami.

Untuk situasi khusus seperti olahraga, berenang, atau kegiatan fisik, aurat laki-laki tetap berlaku dengan beberapa penyesuaian:

1. Saat Berolahraga

  • Aurat tetap dari pusar hingga lutut.
  • Disarankan memakai pakaian longgar dan tidak transparan.
  • Hindari celana pendek yang terlalu tinggi sehingga lutut atau paha bagian atas terlihat.

2. Saat Berenang

  • Gunakan celana renang yang tetap menutupi aurat (setidaknya hingga mendekati lutut).
  • Hindari celana yang terlalu ketat atau transparan ketika basah.
  • Jika di kolam umum, pilih waktu atau tempat yang lebih tertutup demi menjaga adab.

3. Saat di Rumah atau Bersantai

  • Di depan anggota keluarga yang bukan mahram, tetap harus menjaga aurat.
  • Untuk mahram (ibu, saudara perempuan), pakaian yang sopan dan rapi tetap dianjurkan, meski batas aurat lebih longgar.
TAGS : Aurat laki-laki Islam

Terkini