
Ilustrasi malam Nisfu Sya`ban (Foto: tribunnews)
Terasmuslim.com - Nisfu Sya`ban merupakan malam pertengahan bulan Sya`ban dalam kalender Hijriyah, tepatnya pada tanggal 15 Sya`ban. Malam ini dianggap istimewa dalam tradisi Islam karena diyakini sebagai waktu di mana Allah SWT memberikan keberkahan, pengampunan, dan rahmat kepada hamba-hamba-Nya.
Selain itu, malam Nisfu Sya`ban juga dikenal sebagai malam dimana catatan amal manusia selama satu tahun dilaporkan dan diganti dengan catatan baru oleh para malaikat.
Sejarah dan keutamaan Nisfu Sya`ban banyak disebut dalam berbagai riwayat hadits, meskipun sebagian ulama memiliki perbedaan pendapat mengenai keotentikan hadits-hadits yang berkaitan dengan malam ini.
Salah satu hadits yang sering dikutip menyatakan bahwa pada malam Nisfu Sya`ban, Allah SWT turun ke langit dunia dan mengampuni dosa-dosa hamba-Nya yang memohon ampunan, kecuali mereka yang masih menyimpan permusuhan dan kebencian terhadap sesama.
Diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah, Rasulullah SAW bersabda:
"Sesungguhnya Allah melihat pada malam Nisfu Sya`ban, lalu mengampuni semua makhluk-Nya kecuali orang yang musyrik atau orang yang saling bermusuhan." (HR. Ibnu Majah)
Meskipun derajat hadits ini diperdebatkan oleh sebagian ulama, banyak kaum Muslimin yang tetap menjadikan malam Nisfu Sya`ban sebagai momen untuk memperbanyak doa, istighfar, dan ibadah sunnah.
Dalam beberapa riwayat, malam Nisfu Sya`ban disebut sebagai malam dimana catatan amal manusia selama satu tahun diangkat dan digantikan dengan yang baru. Malaikat mencatat seluruh perbuatan manusia, baik yang baik maupun yang buruk, dan melaporkannya kepada Allah SWT.
Oleh karena itu, malam ini menjadi momen yang tepat bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah dan memohon ampunan.
Dalam kitab Lataif al-Ma`arif, Ibnu Rajab al-Hanbali menjelaskan bahwa malam Nisfu Sya`ban adalah salah satu dari empat malam di mana catatan amal manusia diangkat, selain malam Lailatul Qadar, malam Jumat, dan malam Idul Fitri.
TAGS : Nisfu Sya`ban Sejarah Malaikat