TOUR & TRAVEL
Persiapan Uang Saku Ibadah Umrah dan Haji
Yahya Sukamdani| Senin, 10/02/2025
Ilustrasi foto uang saku ibadah Umrah dan haji
Terasmuslim.com - Persiapan uang saku untuk ibadah umrah dan haji penting agar kebutuhan selama di Tanah Suci bisa terpenuhi.
Berikut rincian uang saku saku yang perlu dipersiapkan :
1. Uang Saku untuk Umrah
Durasi umrah biasanya 7–10 hari, sehingga uang saku lebih kecil dibandingkan haji.
Rata-rata uang saku yang disarankan: 1.000–2.500 SAR (Saudi Riyal) atau sekitar Rp4 juta – Rp10 juta (tergantung gaya hidup).
Rincian kebutuhan uang saku:
- Makan tambahan (di luar fasilitas hotel):
- Harga makanan di restoran cepat saji: 20–30 SAR/porsi
- Minuman ringan atau kopi: 5–15 SAR
- Transportasi lokal (taksi/grab): 10–30 SAR per perjalanan
- Belanja oleh-oleh:
- Kurma: 30–80 SAR/kg
- Air zamzam (kemasan 5 liter): 10 SAR
- Cendera mata (sajadah, tasbih, parfum Arab): 5–50 SAR per item
- Kebutuhan pribadi:
- Obat-obatan ringan, pulsa/internet lokal, laundry, dll.
2. Uang Saku untuk Haji
Durasi haji lebih panjang, sekitar 25–40 hari, sehingga butuh uang saku lebih besar.
Rata-rata uang saku yang disarankan: 3.000–5.000 SAR atau sekitar Rp12 juta – Rp20 juta.
Rincian kebutuhan uang saku:
- Makan tambahan (jika ingin variasi makanan di luar katering): 20–50 SAR per porsi
- Transportasi antar kota (Mekkah – Madinah): 100–150 SAR
- Belanja oleh-oleh:
- Kurma premium (Ajwa atau Sukari): 50–150 SAR/kg
- Gamis/jubah: 100–200 SAR
- Parfum non-alkohol: 50–100 SAR
- Kebutuhan darurat:
- Biaya medis tambahan, kebutuhan mendadak di Mina atau Arafah
Tips Mengelola Uang Saku
- Bawa uang tunai dalam pecahan kecil (5, 10, 50 SAR) untuk memudahkan transaksi.
- Gunakan kartu debit atau kredit untuk transaksi besar.
- Hindari membawa terlalu banyak uang tunai sekaligus; simpan di tempat aman.
- Buat anggaran harian agar tidak boros.
- Simpan cadangan dana untuk kebutuhan mendadak.
TAGS : Ibadah uang saku umrah haji Riyal