KEISLAMAN

Benarkah Orang yang Wafat di Hari Jumat Pertanda Baik? Ini Penjelasannya

Vaza Diva Fadhillah Akbar| Jum'at, 31/01/2025
Keyakinan bahwa wafat di hari Jumat adalah pertanda baik merupakan bagian dari tradisi yang hidup dalam masyarakat Muslim. Ilustrasi (Foto: thinkstock)

Terasmuslim.com - Banyak orang yang percaya bahwa seseorang yang wafat pada hari Jumat mendapatkan pertanda baik, terutama dalam pandangan agama Islam. Namun, benarkah itu? Apa yang sebenarnya terkandung dalam makna dan keyakinan ini? Mari kita telaah lebih dalam mengenai hal ini.

Dalam tradisi Islam, hari Jumat dikenal sebagai hari yang sangat istimewa. Ini adalah hari yang dianggap penuh keberkahan dan kemuliaan. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari, Nabi Muhammad SAW menyebutkan bahwa hari Jumat adalah penghulu dari seluruh hari dalam seminggu. 

Hari ini disebut sebagai hari yang penuh dengan rahmat dan doa yang diterima oleh Allah SWT.Adapun soal wafatnya seseorang pada hari Jumat, dalam beberapa riwayat hadits. 

Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa orang yang wafat pada hari Jumat atau malam Jumat akan dijauhkan dari siksa kubur. Salah satu hadits yang terkenal berbunyi:

Baca juga :

"Barangsiapa yang wafat pada hari Jumat, maka dia akan dijaga dari siksa kubur." (HR. Ahmad dan at-Tirmidzi)

Hadits ini memberikan pengertian bahwa wafat pada hari Jumat memiliki keutamaan tersendiri, di mana orang tersebut akan mendapat perlindungan dari Allah dari azab kubur. 

Meski demikian, para ulama sepakat bahwa hal ini bukan berarti menjamin bahwa seseorang yang wafat pada hari Jumat pasti akan masuk surga, karena amal perbuatan seseorang tetaplah penentu utama.

Hari Jumat, selain menjadi waktu yang sangat mulia, juga merupakan waktu untuk melakukan ibadah yang lebih intens. Umat Muslim diwajibkan untuk melaksanakan shalat Jumat, yang merupakan salah satu kewajiban paling utama bagi kaum pria. 

Di hari ini, banyak doa yang dipanjatkan kepada Allah SWT, dan umat Muslim diminta untuk berusaha agar dapat meraih keberkahan hari tersebut. Hal ini tidak hanya terkait dengan yang hidup, tetapi juga mereka yang sudah wafat. 

Oleh karena itu, keyakinan bahwa wafat pada hari Jumat adalah pertanda baik tidak hanya dilihat dari sisi spiritualitas hidup, tetapi juga dari sisi penghormatan terhadap hari yang penuh berkah ini.

Bagi keluarga yang ditinggalkan, terutama yang kehilangan anggota keluarga pada hari Jumat, percaya bahwa orang yang mereka cintai mendapatkan kemuliaan dan perlindungan dari Allah dapat memberikan rasa ketenangan. 

Keyakinan ini memberikan harapan bahwa orang yang wafat pada hari Jumat mendapat kemudahan di alam kubur dan kelak di akhirat. Hal ini tentu bisa menjadi penghibur di tengah kesedihan.

Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa konsep pertanda baik ini tetap bersifat subjektif, tergantung pada pandangan dan keyakinan masing-masing individu. Banyak orang yang percaya, namun ada juga yang menganggap ini hanya sekadar mitos belaka.

 

TAGS : Wafat Hari Jumat Islam Nabi Muhammad SAW

Terkini