
Ilustrasi (Foto: inspirasikhat)
Terasmuslim.com - Rajab adalah salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT. Ada beberapa larangan di bulan Rajab yang tidak boleh dilanggar oleh umat Islam. Qatadah bin Di`amah, seorang mufassir dari kalangan tabi`in menjelaskan dalam tafsirnya bahwa amalan saleh yang dilakukan di bulan haram termasuk Rajab, akan mendapatkan pahala besar.
Sebaliknya perbuatan yang dilarang akan berdosa dan menganiaya diri sendiri di bulan Rajab. Tidak hanya mencakup perbuatan yang merugikan fisik, tetapi juga dosa-dosa besar berbuat zalim, melakukan maksiat atau melanggar perintah Allah SWT. Sebagai bulan yang dimuliakan, Rajab menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak ibadah dan menjauhi larangan yang dapat merusak nilai ibadah. Lantas apa saja larangan di bulan Rajab yang tidak boleh dilakukan? berikut adalah jawabannya.
Mengutip buku Keagungan Rajab dan Sya`ban tulisan Abdul Manan, bahwa salah satu larangan yang paling ditekankan adalah berperang. Bulan Rajab termasuk bulan yang mulia, dimana Allah SWT melarang umat Islam untuk melakukan perang.
Hal ini dijelaskan dalam Surah Al-Baqarah ayat 217:
"Mereka bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang berperang pada bulan haram. Katakanlah, berperang dalam bulan itu adalah (dosa) besar."
Dalam ayat ini Nabi Muhammad SAW diperintahkan Allah SWT bahwa peperangan di bulan haram termasuk bulan Rajab adalah dosa besar. Bahkan, perbuatan ini perbuatan khianat atau zalim yang dilakukan pada bulan ini dianggap lebih buruk dibandingkan bulan lainnya. Menariknya, masyarakat Arab Jahiliyah sebelum Islam pun menghormati bulan-bulan haram ini sebagai waktu untuk menghentikan peperangan. Tradisi diwarisi dari ajaran Nabi Ibrahim AS. Meskipun mereka mengakui bulan-bulan tersebut, seringkali melanggar larangan ini karena kepentingan duniawi.
Salah satu larangan pada bulan Rajab yang harus dihindari oleh umat Muslim adalah berbuat zalim. Mengutip dari buku Tuntunan Lengkap 99 Sunnah Superkomplet yang ditulis oleh Puspa Swara, disebutkan bahwa larangan untuk berbuat zalim berlaku kapan saja, tetapi larangan ini menjadi lebih berat pada empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT, dan salah satunya bulan Rajab. Karena bulan ini memiliki keistimewaan dalam Islam, dosa yang dilakukan selama bulan tersebut akan dicatat lebih berat. Sebaliknya, amal kebaikan yang dilakukan pada bulan-bulan ini akan mendapatkan pahala yang jauh lebih besar.
Kesombongan merupakan sifat yang dapat merusak hubungan dengan Allah SWT maupun sesama manusia. Sifat ini muncul ketika seseorang merasa dirinya lebih unggul dari orang lain, baik dalam kecerdasan, kekayaan dan status sosial. Contohnya, seseorang yang enggan menerima pendapat orang lain meskipun pendapat itu benar karena merasa dirinya pintar. Dalam Islam, kesombongan merupakan dosa yang sangat besar, apalagi jika dilakukan di bulan Rajab yang mulia. Kesombongan hanya milik Allah SWT dan manusia yang bersikap sombong telah melampaui batas.
Riya atau pamer dalam beribadah adalah larangan yang tidak boleh dilakukan ketika bulan Rajab, karena dapat merusak keikhlasan seseorang dalam beribadah di bulan mulia ini. Bulan Rajab yang penuh dengan kemuliaan ini harus menjadi momen untuk memperbaiki niat dalam beribadah, bukan malah mencampurinya dengan sifat riya yang menghapus pahala ibadah tersebut.
Melakukan maksiat mata merupakan salah satu larangan di bulan Rajab yang harus dihindari. Pandangan mata adalah pintu gerbang untuk membuka perbuatan dosa. Melihat sesuatu yang dilarang oleh syariat, seperti aurat lawan jenis, bisa memicu godaan hawa nafsu yang berujung maksiat. Dalam Islam, menjaga pandangan menjadi salah satu cara untuk melindungi hati dan jiwa dari dosa. Di bulan Rajab ini umat Islam diingatkan untuk lebih waspada terhadap maksiat yang diawali oleh pandangan mata.
Itulah beberapa larangan yang dilakukan ketika masuk pada bulan Rajab. tentu ini juga larangan yang tidak boleh dilakukan pada bulan lainnya.
TAGS : Islam bulan Rajab Larangan