KISAH

Kisah Nabi Muhammad SAW Dihadapan Jenazah Orang Yahudi

Vaza Diva Fadhillah Akbar| Selasa, 24/12/2024
Pelajaran yang dapat diambil dari kisah Nabi Muhammad SAW yang datang untuk menghormati jenazah orang Yahudi. Ilustrasi (Foto: nuonline)

Terasmuslim.com - Umat Muslim dan Ahli Kitab memiliki hubungan yang cukup dekat. Di Madinah, NabI Muhammad SAW berinteraksi langsung dengan suku-suku Yahudi, yaitu Bani Quraizhah, Bani Nadhir dan Bani Qainuqa. Hubungan kedua agama tersebut terjadi dengan dinamikanya.

Ada pelajaran penting yang dapat diambil dari satu peristiwa yang dimana Nabi Muhammad SAW berhadapan dengan jenazah orang Yahudi. Beliau memandangnya dari segi kemanusiaan dan Nabi Muhammad SAW berdiri untuk menghormati jenazah pemeluk Yahudi sebagaimana dalam riwayat Bukhari dan Muslim

"Dari Abdurrahman bin Abi Laila, Qais bin Sa’ad dan Sahal bin Hunaif sedang berada di Qadisiyah. Lalu sebujur jenazah ditandu orang melewati keduanya. Keduanya pun berdiri untuk menghormati. ‘Bukankah jenazah itu adalah (non-Muslim ahludz dzimmah) penghuni dunia?’ tanya orang di sekitarnya. Keduanya menjawab, ‘Satu keranda jenazah digotong orang melewati Rasulullah SAW. Beliau kemudian berdiri. Ketika diberitahu bahwa itu adalah jenazah Yahudi, Rasulullah SAW menjawab, ‘Bukankah ia manusia juga?`" (HR Bukhari dan Muslim). 

Sebagian ulama berpendapat bahwa sikap berdirinya Rasulullah SAW sebagai bentuk penghormatan atas peristiwa kehidupan dan kematian. Meski orang yang meninggal dunia adalah pemeluk agama Yahudi atau yang lainnya. Secara kemanusiaan Muslim dan Non Muslim sama saja, Islam dan kekufuran terletak dalam hati. Sedangkan secara bentuk dan jenis mereka sama-sama manusia.

Baca juga :

Disini kita dapat mengambil hikmah dari kisah tersebut bahwa cara pandang Rasulullah SAW terhadap jenazah Yahudi tersebut bentuk dari penghormatan kepada Allah SWT yang telah menciptakan manusia.

TAGS : Islam Yahudi Nabi Muhammad SAW

Terkini