• KISAH

Perjanjian Hudaibiyah Bukti Kesabaran Strategis Rasulullah SAW

Yahya Sukamdani | Jum'at, 23/10/2026
Perjanjian Hudaibiyah Bukti Kesabaran Strategis Rasulullah SAW Ilustrasi Perjanjian Hudaibiyah (Foto: Thariq)

Terasmuslim.com - Perjanjian Hudaibiyah merupakan salah satu peristiwa paling bersejarah yang menjadi titik balik kejayaan dakwah Islam.

Peristiwa penting ini terjadi pada bulan Zulkaidah tahun keenam Hijriah di wilayah Hudaibiyah, dekat Makkah.

Sebanyak 1.400 kaum Muslimin berangkat menuju Makkah tanpa senjata perang untuk menunaikan ibadah umrah.

Kedatangan damai tersebut dihalangi oleh kaum Quraysh yang enggan memberikan izin masuk ke kota Makkah.

Rasulullah SAW memilih jalur diplomasi dan musyawarah demi menghindari pertumpahan darah di tanah suci.

Proses negosiasi melahirkan kesepakatan tertulis yang sekilas tampak sangat merugikan pihak kaum Muslimin.

Di antara poin berat tersebut adalah penundaan pelaksanaan umrah hingga tahun berikutnya serta aturan pengembalian warga Makkah.

Para sahabat sempat merasa berat hati dan mempertanyakan isi perjanjian yang dinilai tidak seimbang tersebut.

Namun Rasulullah SAW dengan kebijaksanaan dan pandangan jauh ke depan menerima seluruh isi kesepakatan dengan penuh kesabaran.

Keputusan tersebut membuktikan bahwa diploma si damai dan kepatuhan pada perintah Allah berada di atas segalanya.

Allah SWT menegaskan bahwa perjanjian berat tersebut sebenarnya adalah sebuah kemenangan yang nyata dalam Surah Al-Fath ayat 1:

"Sungguh, Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata." (QS. Al-Fath: 1)

Kepatuhan total para sahabat terhadap keputusan Rasulullah SAW diabadikan dalam Surah Al-Fath ayat 18 sebagai bentuk keridaan Allah:

"Sungguh, Allah telah ridha terhadap orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah pohon." (QS. Al-Fath: 18)

Masa damai pasca perjanjian dimanfaatkan secara optimal oleh Rasulullah SAW untuk meluaskan jangkauan dakwah Islam ke berbagai wilayah.

Rasulullah SAW bersabda dalam hadis riwayat Bukhari tentang jaminan keamanan dan hikmah di balik perjanjian tersebut:

"Demi Zat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah mereka meminta satu hal pun dariku yang mengagungkan kehormatan Allah melainkan aku akan mengabulkannya." (HR. Bukhari).

Hikmah utama dari Perjanjian Hudaibiyah adalah ketaatan, kesabaran strategis, dan komitmen pada kedamaian akan selalu berbuah kemenangan besar.