• KEISLAMAN

Rahasia Sukses Bangsa Jepang dalam Pandangan Syariat Islam

Yahya Sukamdani | Kamis, 01/10/2026
Rahasia Sukses Bangsa Jepang dalam Pandangan Syariat Islam Ilustrasi foto pekerja lapangan

Terasmuslim.com - Banyak nilai keunggulan dan kunci keberhasilan bangsa Jepang yang sebenarnya telah lama diajarkan dalam syariat Islam.

Peradaban Islam pada masa Khulafaur Rasyidin pernah menguasai sepertiga dunia karena memegang teguh prinsip-prinsip luhur tersebut.

Budaya malu yang sangat dijunjung tinggi di Jepang sejatinya merupakan salah satu pilar utama dari akhlak keislaman.

Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya setiap agama memiliki akhlak, dan akhlak Islam adalah rasa malu" (HR. Ibnu Majah).

Selain rasa malu, sikap mandiri, kerja keras, serta pantang menyerah juga merupakan cerminan dari pribadi seorang muslim sejati.

Nilai loyalitas, dorongan untuk terus berinovasi, serta budaya membaca merupakan ajaran Islam yang pernah membawa kejayaan umat.

Prinsip hidup hemat dan penghormatan yang tinggi kepada orang tua juga menjadi fondasi penting dalam membangun peradaban yang kuat.

Kerja sama kelompok yang solid dalam budaya kerja Jepang sejalan dengan konsep persaudaraan dan jamaah dalam ajaran Islam.

Namun, kejayaan masa lalu perlahan memudar ketika sebagian umat Islam mulai meninggalkan serta melalaikan nilai-nilai agamanya sendiri.

Rasulullah SAW mengingatkan bahwa Allah SWT akan menimpakan kehinaan apabila umat Islam meninggalkan nilai-nilai perjuangan dan syariatnya (HR. Abu Dawud).

Kehinaan tersebut tidak akan dicabut hingga umat Islam kembali mengamalkan petunjuk serta nilai-nilai ajaran agamanya secara utuh.

Al-Qur`an secara tegas mengingatkan bahwa Allah SWT tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah diri mereka sendiri.

Hal ini ditegaskan dalam Surah Ar-Ra`d ayat 11 bahwa perubahan sebuah bangsa dimulai dari komitmen perbaikan internal diri sendiri.

Umat Islam hendaknya mengambil ikhtiar dan kedisiplinan bangsa lain sebagai sarana evaluasi untuk membangkitkan kembali semangat keislaman.

Semoga Allah SWT mengetuk hati umat Islam agar kembali mempraktikkan ajaran agamanya demi meraih kemuliaan di dunia dan akhirat.