• KEISLAMAN

Tips Agar Tidak Kecewa Setelah Berbuat Baik Kepada Sesama

Yahya Sukamdani | Minggu, 06/09/2026
Tips Agar Tidak Kecewa Setelah Berbuat Baik Kepada Sesama Ilustrasi foto pamer berbuat baik

Terasmuslim.com - Berbuat baik kepada sesama merupakan amalan mulia yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam.

Namun, tidak jarang seseorang merasa kecewa ketika kebaikan yang ia lakukan justru dibalas dengan keburukan atau sikap tidak tahu terima kasih.

Rasa kecewa tersebut biasanya muncul karena masih ada bisikan di dalam hati untuk berharap mendapatkan balasan atau apresiasi dari sesama manusia.

Langkah utama agar hati tetap lapang setelah menolong orang lain adalah dengan menanamkan kesadaran bahwa kebaikan tersebut merupakan perintah langsung dari Allah SWT.

Ketika kita menyadari bahwa setiap amal saleh dilakukan semata-mata untuk menggapai keridaan-Nya, maka niat kita akan terbebas dari ketergantungan pada respon manusia.

Allah SWT menegaskan prinsip keikhlasan ini dalam Surah Al-Insan ayat 9, di mana hamba-Nya berucap bahwa mereka memberi makan hanya demi mengharap keridaan Allah tanpa meminta balasan maupun ucapan terima kasih.

Mengharapkan pujian atau imbalan dari manusia hanya akan membuka pintu kekecewaan karena hati manusia sangat mudah berubah-ubah.

Rasulullah SAW juga mengingatkan pentingnya meluruskan niat dalam hadis riwayat Bukhari (No. 1) dan Muslim (No. 1907), bahwa setiap amalan bergantung pada niatnya.

Jika niat awal berbuat baik adalah murni karena Allah, maka penghargaan atau penolakan dari manusia tidak akan pernah memengaruhi ketulusan hati kita.

Rasulullah SAW turut menegaskan dalam hadis riwayat Muslim (No. 2577) bahwa barang siapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, Allah akan melepaskan kesusahannya pada hari kiamat.

Janji Allah ini jauh lebih pasti dan bernilai kekal dibandingkan balasan semu yang kita harapkan dari sesama makhluk di dunia.

Ingatlah bahwa Allah SWT tidak pernah luput dalam mencatat setiap kebaikan sekecil apa pun, sebagaimana ditegaskan dalam Surah Zalzalah ayat 7.

Makin kita melepaskan harapan kepada manusia, makin tenang pula jiwa kita dalam menjalankan setiap perintah kebaikan.

Solusi terbaik saat merasa diabaikan setelah berbuat baik adalah segera mengembalikan fokus niat hanya kepada Sang Maha Pencipta.

Dengan menggantungkan harapan hanya kepada Allah, setiap kebaikan yang kita perbuat akan terasa ringan, menenteramkan, dan membuahkan pahala yang abadi.