Ilustrasi seseorang sedang berdoa agar Keinginan untuk meraih husnul khatimah (Foto: Masjid Pogung Dalangan)
Jakarta, Terasmuslim.com - Keinginan untuk meraih husnul khatimah atau akhir hidup yang baik menjadi harapan utama umat Islam.
Sejumlah ulama menegaskan bahwa doa untuk memperoleh penutup kehidupan yang diridhai Allah merupakan bagian penting dari ajaran Islam, terlebih di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya memperbaiki diri menjelang usia senja.
Dalam kajian rutin di sejumlah masjid akhir pekan lalu, para penceramah kembali menekankan pentingnya memperbanyak amalan serta doa yang diajarkan Rasulullah SAW. Salah satu doa yang banyak dianjurkan adalah:
اللَّهُمَّ اخْتِمْ لَنَا بِالْحُسْنَى
“Ya Allah, akhirilah hidup kami dengan kebaikan.”
Doa ini dipandang sebagai bentuk pengakuan akan kelemahan manusia sekaligus harapan agar Allah menjaga iman hingga sakaratul maut. Para ustaz menilai bahwa fenomena banyaknya musibah serta kabar duka yang muncul belakangan membuat sebagian masyarakat semakin sadar pentingnya menata amal sejak dini.
Dalam penjelasannya, para ulama juga mengingatkan bahwa meraih husnul khatimah bukan hanya bergantung pada doa, tetapi juga harus dibarengi dengan konsistensi dalam ibadah, menjauhi maksiat, serta menjaga hubungan antarsesama. Dalil yang sering dikutip adalah sabda Nabi SAW:
إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالْخَوَاتِيمِ
“Sesungguhnya amalan itu tergantung pada akhirnya.” (HR. Bukhari)
Masyarakat yang menghadiri kajian tersebut mengaku memperoleh pencerahan dan dorongan untuk lebih serius memperbaiki kualitas ibadah. Bagi mereka, doa agar diberi husnul khatimah bukan sekadar ucapan, tetapi harapan terbesar yang harus dipersiapkan melalui amal sepanjang hayat.
Di banyak tempat, kajian bertema kematian dan husnul khatimah juga mengalami peningkatan jumlah peserta. Para jamaah berharap dapat terus memperbaiki diri dan berpegang pada doa-doa yang diajarkan Nabi sebagai bekal menghadapi akhir kehidupan.