Ilustrasi Rasulullah SAW (Foto: IStockphoto)
Terasmuslim.com - Al-Qur’an banyak memuat kisah para nabi dan rasul sebagai teladan hidup bagi umat Islam. Allah ﷻ berfirman: “Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pelajaran bagi orang-orang yang berakal.” (QS. Yusuf: 111). Ayat ini menegaskan bahwa setiap kisah bukan sekadar cerita, tetapi pedoman moral dan spiritual. Hadis riwayat Ahmad juga menyebutkan bahwa para nabi diutus untuk menyempurnakan akhlak manusia.
Kisah Nabi Nuh, Ibrahim, Musa, Isa hingga Nabi Muhammad ﷺ menggambarkan perjuangan dalam menyampaikan risalah tauhid. Nabi Nuh berjuang ratusan tahun meski hanya sedikit pengikut, Nabi Ibrahim diuji dengan perintah menyembelih anaknya, Nabi Musa menghadapi tirani Firaun, Nabi Isa menegakkan kebenaran meski ditolak, hingga Nabi Muhammad ﷺ menjadi penutup para nabi dengan syariat yang sempurna. Semua kisah itu menanamkan nilai sabar, tawakal, keberanian, dan keteguhan iman.
Pelajaran yang bisa dipetik adalah bahwa ujian dan cobaan hidup bukanlah tanda kebencian Allah, melainkan sarana peningkatan derajat iman. Dengan meneladani para nabi dan rasul, umat Islam diajak untuk tetap istiqamah di jalan Allah. Rasulullah ﷺ bersabda: “Para nabi itu adalah saudara seayah, agama mereka satu.” (HR. Bukhari dan Muslim), menandakan bahwa risalah semua nabi bermuara pada tauhid.