Ilustrasi - merenung (Foto: Ist)
Jakarta, Terasmuslim.com - Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, aktivitas merenung sering kali terlupakan. Padahal, dalam Islam, merenung atau tafakkur memiliki kedudukan istimewa sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus menemukan ketenangan batin.
Merenung dalam perspektif Islam bukan sekadar termenung diam, tetapi aktivitas hati dan pikiran untuk memikirkan kebesaran Allah, merenungi ciptaan-Nya, serta menilai kembali perjalanan hidup.
Al-Qur`an berulang kali menyeru manusia untuk berpikir dan mengambil pelajaran. Salah satunya terdapat dalam Surah Ali Imran ayat 191:
“(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri, duduk, atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.”
Di era serba cepat ini, merenung dapat menjadi ‘ruang jeda’ yang sangat dibutuhkan. Dengan meluangkan waktu untuk menenangkan pikiran dan hati, seorang Muslim akan lebih mudah menjaga keseimbangan hidup sekaligus semakin dekat dengan Sang Pencipta.