Ilustrasi - ini doa dan niat Wudhu sebelum menjalankan shalat (Foto: Ist)
Jakarta, Terasmuslim.com - Wudhu merupakan salah satu syarat sah dalam menjalankan ibadah salat. Tanpa wudhu, salat yang dikerjakan seorang muslim dianggap tidak sah.
Karena itu, setiap muslim dianjurkan memahami tata cara wudhu yang benar, termasuk membaca niat dan doa yang menyertainya.
Para ulama menjelaskan bahwa niat berwudhu tempatnya ada di dalam hati. Namun, untuk mempertegas kesungguhan, umat Islam disunnahkan melafalkan niat sebelum memulai membasuh anggota wudhu.
نَوَيْتُ الْوُضُوءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الأَصْغَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Nawaitul wudhu-a li raf‘il hadatsil ashghari fardhan lillāhi ta‘ālā.
“Aku berniat berwudhu untuk menghilangkan hadas kecil, fardhu karena Allah Ta‘ala.”
Selain niat, umat Islam juga dianjurkan membaca doa setelah selesai berwudhu sebagai bentuk permohonan agar ibadah yang dikerjakan diterima dan mendapat keberkahan.
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ، اللّهُمَّ اجْعَلْنِيْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِيْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ
Asyhadu an lā ilāha illallāhu wahdahū lā syarīka lah, wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhū wa rasūluh. Allāhummaj‘alnī minat-tawwābīn waj‘alnī minal-mutathahhirīn.
“Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk golongan orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yang senantiasa bersuci.”