Ilustrasi buka puasa (Foto: Kompas)
Terasmuslim.com - Allah SWT menciptakan manusia dengan tujuan utama untuk menyembah-Nya, sebagaimana termaktub dalam Surah Az-Zariyat ayat 56:
وَمَا خَلَقْتُ ٱلْجِنَّ وَٱلْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
Artinya: “Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka menyembah kepada-Ku.” (QS Az-Zariyat: 56)
Dalam ajaran Islam, shalat lima waktu merupakan bentuk ibadah pokok yang wajib dilakukan. Namun, ibadah dalam Islam tidak terbatas pada shalat. Puasa juga menjadi salah satu amalan utama, baik yang bersifat wajib maupun sunnah.
Puasa wajib mencakup puasa Ramadan, puasa karena nazar, dan puasa kafarat. Di luar itu, umat Islam juga dianjurkan untuk melaksanakan puasa sunnah yang memiliki banyak keutamaan. Di bulan Mei 2025 ini, terdapat sejumlah puasa sunnah yang dapat diamalkan, termasuk puasa Ayyamul Bidh serta puasa Senin dan Kamis.
Mengacu pada kalender Hijriah resmi dari Kementerian Agama RI, berikut jadwal puasa Ayyamul Bidh bulan Mei 2025:
Lafal niat puasa Ayyamul Bidh:
نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ayyâmil bîdl lillâhi ta‘âlâ
Artinya: “Aku berniat puasa Ayyamul Bidh karena Allah Ta‘âlâ.”
Niat dapat diucapkan sejak malam hari hingga sebelum matahari tergelincir (zawal), dengan syarat belum makan atau minum sejak fajar.
Berikut ini jadwal puasa Senin dan Kamis selama bulan Mei 2025:
Niat puasa Senin:
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الِاثْنَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma yaumil itsnaini lillâhi ta‘âlâ
Artinya: “Aku berniat puasa hari Senin karena Allah Ta‘âlâ.”
Niat puasa Kamis:
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الخَمِيْسِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma yaumil khamîsi lillâhi ta‘âlâ
Artinya: “Aku berniat puasa hari Kamis karena Allah Ta‘âlâ.”
Waktu terbaik untuk berniat adalah sejak malam hari hingga sebelum fajar terbit, sesuai kebiasaan dalam puasa sunnah.