• KEISLAMAN

Apa Perlu Wudhu Setelah Mandi Junub Sebelum Shalat? Ini Hukumnya

Yahya Sukamdani | Sabtu, 19/04/2025
Apa Perlu Wudhu Setelah Mandi Junub Sebelum Shalat? Ini Hukumnya Ilustrasi simbolik penyucian (Foto: Ist)

Teras muslim.com - Pertanyaan ini sangat penting karena menyangkut kesucian dalam ibadah, khususnya antara mandi junub dan wudhu. Banyak orang masih bingung apakah perlu wudhu lagi setelah mandi wajib (mandi junub) sebelum melaksanakan salat. Mari kita bahas secara fikih, berdasarkan dalil dan pendapat ulama.

  1. Mandi Junub Sudah Menggantikan Wudhu, Jika Niatnya Lengkap

Dalam Islam, mandi junub adalah bentuk thaharah (bersuci) yang lebih besar daripada wudhu. Artinya, jika seseorang sudah mandi junub dengan niat mengangkat hadas besar dan kecil sekaligus, maka tidak perlu lagi berwudhu untuk salat.

Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya air itu cukup (menyucikan).”
(HR. Muslim no. 316)

Juga disebutkan dalam hadis dari Aisyah radhiyallahu `anha:

Rasulullah SAW tidak berwudhu lagi setelah mandi.”
(HR. Tirmidzi dan disahihkan oleh Al-Albani)

Ini menunjukkan bahwa mandi junub itu sudah termasuk wudhu di dalamnya, asal cara mandinya benar dan sesuai syariat.

  1. Syaratnya: Mandi Junub Harus Dilakukan Sesuai Tata Cara Sunnah

Agar mandi junub menggantikan wudhu, syaratnya adalah:

  • Ada niat mengangkat hadas besar (dan kalau ingin, bisa sekaligus hadas kecil).
  • Air membasahi seluruh tubuh, tanpa ada bagian yang terhalangi.
  • Disunnahkan mengikuti tata cara Nabi Muhammad SAW, yaitu membasuh kemaluan dan berwudhu dahulu, lalu menyiram seluruh tubuh.

Jika seseorang sudah berniat dan seluruh tubuh terkena air, maka tidak perlu wudhu lagi setelahnya.

  1. Kapan Harus Wudhu Lagi Setelah Mandi Junub?

Jika dalam mandi junub:

  • Tidak diniatkan untuk bersuci dari hadas kecil (hanya berniat menghilangkan najis atau sekadar mandi biasa).
  • Tersela oleh hal-hal yang membatalkan wudhu setelah mandi, seperti buang angin, buang air, tidur, dsb.

Maka wajib wudhu lagi sebelum salat.