Ilustrasi anak kecil diajarkan menutup aurat sejak kecil (Foto: Screenshoot Youtube)
Terasmuslim.com - Menanamkan kesadaran menutup aurat sejak usia dini menjadi tanggung jawab utama bagi orang tua dalam mendidik anak-anak mereka. Sayangnya, masih banyak orang tua yang beranggapan bahwa kewajiban menutup aurat baru berlaku setelah anak mencapai usia baligh. Padahal, Islam mengajarkan bahwa kebiasaan berpakaian sesuai syariat harus diperkenalkan sejak kecil agar anak-anak lebih mudah menjalankannya ketika dewasa.
Sebagian masyarakat masih memiliki pemahaman bahwa aturan menutup aurat hanya berlaku setelah baligh. Akibatnya, anak-anak sering dibiarkan berpakaian tanpa bimbingan yang sesuai dengan ajaran Islam. Hal ini dapat berdampak pada pembentukan karakter serta pemahaman mereka mengenai pentingnya berbusana Islami.
Pendakwah terkenal, KH Yahya Zainul Ma’arif atau yang akrab disapa Buya Yahya, memberikan penjelasan terkait hal ini dalam salah satu ceramahnya. Menurutnya, peran orang tua sangat besar dalam membimbing anak agar memahami pentingnya menutup aurat. Jika anak tidak diberikan pemahaman sejak kecil, maka kesalahan bukan terletak pada anak, melainkan pada orang tua yang lalai dalam mendidik mereka.
Dalam kajian yang disampaikan melalui kanal YouTube @AlBahjah-TV, Buya Yahya menekankan bahwa anak-anak perlu mulai diajarkan menutup aurat sejak usia tujuh tahun. Meskipun mereka belum memiliki kewajiban syariat pada usia tersebut, membiasakan mereka berpakaian sesuai tuntunan Islam akan membuat mereka lebih siap ketika memasuki masa baligh.
Buya Yahya juga menyoroti fenomena di mana sebagian orang tua masih beranggapan bahwa anak mereka tidak wajib menutup aurat sebelum mencapai usia baligh. Ia mencontohkan kisah seorang ibu yang mengatakan bahwa putrinya yang berusia 10 tahun belum perlu mengenakan hijab karena belum mengalami haid. Menanggapi hal tersebut, Buya Yahya menegaskan bahwa meskipun anak belum terkena beban syariat, orang tua tetap berkewajiban untuk mendidik dan membiasakan mereka berpakaian sesuai ajaran Islam.
Melatih anak untuk menutup aurat sejak kecil tidak berarti mereka harus langsung mengenakan hijab atau pakaian tertutup secara sempurna seperti orang dewasa. Orang tua bisa membimbing mereka secara bertahap agar mereka terbiasa tanpa merasa terpaksa. Anak-anak mungkin akan merasa kepanasan atau tidak nyaman pada awalnya, tetapi dengan pendekatan yang baik, mereka akan mulai terbiasa dengan pakaian yang lebih tertutup.
Buya Yahya menegaskan bahwa jika sejak kecil anak-anak terbiasa berpakaian bebas tanpa aturan, maka mereka akan merasa berat untuk beradaptasi dengan pakaian yang lebih tertutup saat dewasa. Sebaliknya, jika mereka sudah terbiasa menutup aurat sejak dini, menjalankan perintah agama ketika baligh akan terasa lebih ringan bagi mereka.
Selain itu, pembiasaan berpakaian Islami juga berhubungan erat dengan pembentukan akhlak dan rasa malu. Dalam ajaran Islam, rasa malu merupakan bagian dari iman, dan salah satu bentuk rasa malu yang perlu ditanamkan sejak kecil adalah kesadaran untuk menutup aurat.
Tak hanya untuk anak perempuan, Buya Yahya juga menekankan bahwa aturan berpakaian Islami berlaku untuk anak laki-laki. Mereka pun perlu diajarkan untuk menutup bagian tubuh yang harus ditutupi serta berpakaian dengan sopan sesuai dengan syariat Islam.
Kesadaran untuk menutup aurat bukan hanya menjadi tanggung jawab anak itu sendiri, tetapi juga merupakan amanah besar bagi orang tua. Jika anak tumbuh tanpa pemahaman yang baik mengenai pentingnya menutup aurat, maka orang tuanya akan dimintai pertanggungjawaban kelak di hadapan Allah.
Selain membimbing dalam hal berpakaian, orang tua juga perlu mengajarkan adab dalam berbusana sesuai dengan nilai-nilai Islam. Pakaian bukan hanya sekedar penutup tubuh, tetapi juga mencerminkan akhlak dan identitas seorang Muslim.
Oleh karena itu, menanamkan kebiasaan berpakaian Islami kepada anak bukanlah hal yang bisa ditunda. Semakin dini anak-anak memahami pentingnya menutup aurat, semakin mudah mereka menjalankan ajaran agama ketika dewasa.
Buya Yahya mengajak para orang tua untuk lebih peduli dalam membimbing anak-anak mereka dalam berpakaian. Jangan sampai anak-anak tumbuh dengan pemahaman yang keliru hanya karena kurangnya arahan dari orang tua.
Dalam Islam, anak-anak adalah amanah yang harus dijaga dan dididik dengan sebaik-baiknya. Jika orang tua mendidik mereka dengan benar, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang shalih dan memiliki ketakwaan yang kuat.
Menutup aurat sejak dini bukan sekadar menjalankan aturan agama, tetapi juga merupakan bagian dari pendidikan karakter yang akan membentuk kepribadian mereka di masa depan.