• KEISLAMAN

Ngabuburit Menurut Islam

Yahya Sukamdani | Selasa, 25/02/2025
Ngabuburit Menurut Islam Ilustrasi suasana menjelang berbuka puasa

Teras muslim.com - Kata "ngabuburit" berasal dari bahasa Sunda, yaitu dari kata "burit", yang berarti sore menjelang magrib.

Kata ini kemudian mendapat imbuhan "nga-", yang dalam bahasa Sunda sering menunjukkan aktivitas atau proses melakukan sesuatu. Jadi, "ngabuburit" secara harfiah berarti menghabiskan waktu sore menjelang magrib. Dalam konteks Ramadhan, istilah ini lebih dikenal sebagai kegiatan menunggu waktu berbuka puasa. Sekarang, kata ini sudah digunakan secara luas di Indonesia, bukan hanya di daerah berbahasa Sunda. 

Ngabuburit merupakan kegiatan menunggu waktu berbuka puasa yang secara umum diperbolehkan (mubah) dalam Islam, selama aktivitas yang dilakukan tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariat. Secara esensial, waktu ini bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang bermanfaat, seperti membaca Al‑Qur’an, berdzikir, atau berbagi sedekah, sehingga menambah nilai ibadah selama bulan Ramadan.

Namun, penting untuk tetap menjaga agar aktivitas ngabuburit tidak mengganggu kewajiban ibadah, misalnya shalat Maghrib tepat waktu, serta tidak terjerumus dalam perbuatan yang dapat mengurangi pahala puasa, seperti berbicara tidak baik atau melakukan hal-hal yang dilarang agama. Selama kegiatan tersebut tetap berada dalam batasan nilai-nilai Islam, maka ngabuburit bisa menjadi momen yang berharga untuk memperkuat kebersamaan dan spiritualitas umat.

Keywords :