• KEISLAMAN

Sejarah dan Fakta Menarik di Balik Peristiwa Isra Mi`raj

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Jum'at, 24/01/2025
Sejarah dan Fakta Menarik di Balik Peristiwa Isra Mi`raj Ilustrasi (Foto: tribunnews)

Terasmuslim.com - Peristiwa Isra Mi`raj adalah salah satu momen penting dalam sejarah Islam yang menjadi tanda kebesaran Allah SWT. Peristiwa ini tidak hanya menjadi tonggak penting dalam perjalanan Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menyimpan banyak hikmah dan pelajaran bagi umat Muslim di seluruh dunia. Berikut adalah ulasan tentang sejarah dan beberapa fakta menarik di balik peristiwa Isra Mi`raj yang jarang diketahui.

Isra Mi`raj terjadi pada tahun kesepuluh kenabian, tepat setelah Nabi Muhammad SAW menghadapi masa-masa penuh ujian, seperti wafatnya Khadijah RA, istri tercinta, dan Abu Thalib, paman yang selalu melindungi beliau. Dalam kondisi tersebut, Allah SWT memberikan mukjizat perjalanan Isra Mi`raj sebagai bentuk penghiburan dan penguatan keimanan bagi Nabi Muhammad SAW.

Isra adalah perjalanan malam Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem menggunakan Buraq, seekor makhluk surga yang digambarkan memiliki kecepatan luar biasa. Setelah itu, Nabi SAW melanjutkan perjalanan Mi`raj, yaitu naik ke langit tujuh hingga Sidratul Muntaha untuk menerima perintah salat lima waktu dari Allah SWT.

Fakta Menarik tentang Isra Mi`raj

  1. Kecepatan Buraq yang Melebihi Imajinasi Buraq, makhluk yang menjadi tunggangan Nabi SAW, digambarkan memiliki kecepatan luar biasa. Dalam bahasa Arab, "Buraq" berasal dari kata "barq" yang berarti kilat. Hal ini menggambarkan bahwa perjalanan dari Makkah ke Yerusalem yang biasanya membutuhkan waktu berhari-hari dapat ditempuh hanya dalam satu malam.
  2. Dialog dengan Para Nabi Dalam perjalanan Mi`raj, Nabi Muhammad SAW bertemu dengan para nabi sebelumnya, seperti Nabi Adam AS, Nabi Musa AS, Nabi Ibrahim AS, dan Nabi Isa AS di berbagai lapisan langit. Pertemuan ini menunjukkan hubungan spiritual antara para nabi dan pentingnya persatuan dalam menyampaikan risalah Allah SWT.
  3. Sidratul Muntaha, Batas Akhir Pengetahuan Makhluk Sidratul Muntaha adalah tempat tertinggi yang dicapai oleh Nabi Muhammad SAW dalam Mi`raj. Di tempat ini, beliau menerima perintah langsung dari Allah SWT. Sidratul Muntaha digambarkan sebagai pohon besar yang sangat indah, simbol batas akhir yang tidak bisa dilampaui oleh makhluk mana pun.
  4. Asal Mula Perintah Shalat Lima Waktu Salah satu hikmah utama dari Isra Mi`raj adalah ditetapkannya shalat lima waktu sebagai kewajiban umat Muslim. Awalnya, Allah SWT memerintahkan 50 salat sehari, tetapi setelah melalui beberapa kali dialog dengan Nabi Musa AS, jumlah tersebut dikurangi menjadi lima waktu saja, dengan tetap mendapatkan pahala seperti melaksanakan 50 salat.
  5. Saksi-Saksi Isra di Makkah Meskipun Isra Mi`raj adalah perjalanan supranatural, ada saksi-saksi yang membuktikan keberadaan Nabi SAW di Masjidil Aqsa. Salah satu saksi yang jarang diketahui adalah penuturan Nabi SAW tentang karavan dagang yang ditemui dalam perjalanan Isra. Saat karavan tersebut tiba di Makkah, kesaksian mereka sesuai dengan apa yang diceritakan Nabi.

Peristiwa Isra Mi`raj mengajarkan umat Muslim tentang pentingnya shalat sebagai tiang agama, keimanan kepada Allah SWT, dan kekuatan spiritual yang dapat membantu menghadapi berbagai ujian hidup. Selain itu, Isra Mi`raj juga mengingatkan umat Muslim tentang pentingnya menjaga persatuan dan mengikuti jejak para nabi dalam menyampaikan kebenaran.