• KEISLAMAN

5 Keutamaan Orang yang Meninggal di Hari Jumat

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Selasa, 11/11/2025
5 Keutamaan Orang yang Meninggal di Hari Jumat Ilustrasi - ini keutamaan orang yang meninggal dunia di hari Jumat (Foto: Ist)

Jakarta, Terasmuslim.com - Dalam Islam, hari Jumat dikenal sebagai sayyidul ayyam atau penghulu segala hari.

Banyak keutamaan dan keberkahan yang dikaitkan dengan hari ini, termasuk salah satunya keyakinan bahwa orang yang meninggal di hari Jumat memperoleh kemuliaan di sisi Allah SWT.

Rasulullah SAW bahkan menyebutkan bahwa kematian di hari Jumat merupakan tanda kebaikan bagi seorang mukmin.

Berikut ini lima keutamaan bagi orang yang meninggal di hari Jumat menurut ajaran Islam:

1. Dilindungi dari Siksa Kubur

Keutamaan pertama yang disebutkan dalam berbagai riwayat adalah bahwa orang yang meninggal di hari Jumat akan diselamatkan dari siksa kubur. Rasulullah SAW bersabda:

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَمُوتُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَوْ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ إِلَّا وَقَاهُ اللَّهُ فِتْنَةَ الْقَبْرِ

“Tidaklah seorang Muslim meninggal dunia pada hari Jumat atau malam Jumat, melainkan Allah akan melindunginya dari fitnah (azab) kubur.”
(HR. Ahmad No. 6546, hasan)

Hadis ini menjadi dasar keyakinan bahwa kematian di hari Jumat adalah karunia besar bagi seorang mukmin.

2. Dihapuskan Dosanya dan Diberi Ampunan

Hari Jumat adalah waktu penuh ampunan. Orang yang wafat di hari itu dipercaya mendapatkan rahmat Allah dan penghapusan dosa, sebab hari Jumat merupakan momen di mana pintu ampunan terbuka lebar bagi umat Islam yang beriman dan beramal saleh.

Rasulullah SAW bersabda bahwa di hari Jumat terdapat waktu mustajab di mana doa tidak akan tertolak (HR. Bukhari dan Muslim). Jika seseorang wafat dalam keadaan beriman dan beramal, ia meninggal dalam waktu penuh rahmat.

3. Meninggal dalam Keadaan Husnul Khatimah

Bagi seorang mukmin, meninggal pada hari Jumat merupakan tanda husnul khatimah — akhir kehidupan yang baik. Hari Jumat adalah hari berkumpulnya kaum muslimin untuk ibadah, hari turunnya rahmat, dan hari Allah menyempurnakan penciptaan Adam AS. Karena itu, wafat pada hari Jumat dianggap pertanda bahwa seseorang meninggal dalam keadaan baik dan dimuliakan.

4. Dibangkitkan Bersama Orang Saleh

Hari Jumat juga merupakan hari dibangkitkannya manusia di akhirat. Rasulullah SAW bersabda:

“Sebaik-baik hari di mana matahari terbit adalah hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptakan, dimasukkan ke surga, dan dikeluarkan darinya. Dan pada hari itu pula Kiamat akan terjadi.” (HR. Muslim No. 854)

Karena hari Jumat adalah hari kebangkitan, para ulama berpendapat bahwa orang yang wafat di hari itu akan dibangkitkan bersama golongan orang-orang saleh yang juga memperoleh rahmat Allah SWT.

5. Mendapat Pahala Hari yang Penuh Keberkahan

Hari Jumat memiliki keutamaan lebih dibanding hari lainnya — disebut sebagai hari yang penuh barakah dan pahala berlipat ganda. Orang yang wafat pada hari ini dianggap meninggal di waktu yang paling mulia dalam sepekan, sehingga keberkahan hari tersebut diharapkan turut mengiringinya menuju alam akhirat.