• KEISLAMAN

Ini Tuntunan Tidur Sehat Ala Rasulullah SAW

Vaza Diva Fadhillah Akbar | Minggu, 03/08/2025
Ini Tuntunan Tidur Sehat Ala Rasulullah SAW Ilustrasi - tidur malam hari (Foto: AI)

Jakarta, Terasmuslim.com - Tidur merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan kestabilan emosi.

Akan tetapi, pertanyaannya, berapa lama sebenarnya durasi tidur yang ideal menurut ajaran Islam, khususnya berdasarkan kebiasaan Rasulullah Muhammad SAW?

Dalam sejarah dan riwayat yang tercatat dalam hadits dan sirah nabawiyah, Rasulullah SAW dikenal memiliki pola hidup yang sangat teratur, termasuk dalam hal istirahat. Tidur beliau bukan hanya soal berapa jam, tetapi juga bagaimana dan kapan beliau tidur, serta niat dan adab yang menyertainya.

Berdasarkan riwayat para sahabat, Rasulullah SAW biasanya tidur setelah melaksanakan shalat Isya dan bangun di sepertiga malam terakhir untuk menunaikan shalat tahajud.

Kemudian beliau kembali tidur sebentar setelah shalat Subuh, terutama jika tidak ada aktivitas mendesak.

Menurut perhitungan dari sejumlah riwayat, total waktu tidur Rasulullah SAW berkisar antara 4 hingga 6 jam per hari, namun kualitasnya sangat baik karena beliau menjaga pola, niat, dan adab dalam tidurnya.

Riwayat Tentang Waktu Tidur Nabi

Imam Bukhari meriwayatkan bahwa:

Rasulullah SAW tidur di awal malam dan bangun di akhir malam untuk shalat.” (HR. Bukhari)

Selain itu, dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa beliau juga menyempatkan diri tidur siang sejenak (qailulah) sebelum waktu Zuhur. Qailulah dipercaya bisa menyegarkan tubuh dan memperpanjang energi hingga malam hari, serta merupakan kebiasaan sunnah yang dianjurkan.

Gaya tidur Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk tidak berlebihan dalam tidur, namun juga tidak mengabaikan pentingnya istirahat. Dalam Islam, tubuh adalah amanah yang harus dijaga. Oleh karena itu, tidur yang cukup adalah bagian dari ibadah jika diniatkan untuk menjaga kesehatan demi beribadah dengan lebih baik.